HETANEWS

Pengendara Roda 2 di Jalan Lingkar Utama Samosir Tewas di Tempat

Korban Carlos Sijabat ketika disambangi di rumah orang tuanya. (Foto/STM)

Samosir, hetanews.com - Jalan lintas utama Kabupaten Samosir, tepatnya di Desa Garoga Dusun Sitobu, Kecamatan Simanindo, menelan korban jiwa, Rabu (3/7/2019) dini hari, sekira pukul 00.30 WIB.

Pasalnya, bahan material pembangunan parit jalan lintas tersebut, diletakkan ‘sembarangan’ di bahu jalan, tanpa memikirkan keselamatan para pengguna jalan yang melintas. Sehingga memakan setengah badan jalan hotmix lingkar Samosir.

Pantauan  Hetanews.com di lapangan, didapati tumpukan bahan material seperti, kerikil, pasir, semen, dan mesin molen yang diletakkan ke tengah jalan raya. Jalan utama ini juga minim lampu penerangan, karena tidak ada tiang listrik.

Adapun ketiga korban laka tunggal tersebut, yaitu Rudianto Sitimorang  (38), tewas di tempat yang berboncengan dengan Minton Lumban Tungkup (37) dan tak lama kemudian, Carlos Sijabat (28 ) menyusul dari belakang, juga  turut mengalami hal yang sama. Nyawanya dapat tertolong, walau luka berat di sekujur tubuh dan wajahnya.

Korban Rudianto langsung dibawa ke kampung orang tuanya, pukul 03.00 WIB.

Di lokasi, ditemukan barang korban, seperti, sandal, jaket biru, pecehan body sepeda motor dan pegangan boncengan belakang sepeda motor, saat pihak Kepolisian. Satlantas Polres Samosir melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Pengawas mitra kerja, Lukman Saragih dari CV.  Ambarita yang disubkan PT. PP ke pihak Rekanan CV. Ambarita yang berkantor di Siantar mengatakan, “Kami mengakui kesalahan ini, akibat material kami di tengah bahu jalan raya,”ujarnya.

Tapi Pengawas CV. Ambarita ini juga sempat mengelak, jika material digeser sampai ke bahu jalan, maka akan masuk ke paret.

Tewasnya pengendara tersebut, kami serahkan kepada pihak PT. PP . Dalam insiden Ini, kami cuman pekerja saja disini, ujar Pengawas Lapangan dari CV. Ambarita yang mitra kerja dari PT. PP.

Ketika ditanya awak media alamat Kantor CV. Ambarita yang berada di Siantar, dia mengaku tidak mengetahuinya. Karena saya baru satu bulan disini bekerja, kikahnya.

Kasat Lantas AKP Maju HaraHap  ketika diwawancarai, Rabu (3/7/2019), pukul 10. 00 WIB, mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP  dan mengamankan barang bukti ke Mapolsek Ambarita untuk penyelidikan selanjutnya.

Lanjut Kasat Lantas, jauh hari sebelumnya, pihaknya sudah menyurati pihak PT PP agar tidak meletakkan bahan material maupun peralatan, di bahu jalan, khususnya malam hari, agar jangan menghambat pengguna jalan.

Penulis: stm. Editor: gun.