HETANEWS.COM

Kades Jambu 'Borongkan’ Proyek Dana Desa ke Keluarga

Joglo yang dibangun menggunakan Dana Desa 2019 yang disinyalir diborongkan ke keluarga. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Tujuan utama program desa adalah memberdayakan masyarakat, dan penggunaan Dana Desa (DD) harus swakelola. Tetapi tidak demikian halnya di Desa Jambu, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Rantiko, Kepala Desa Jambu, diduga memborongkan pengerjaan proyek DD, kepada abang iparnya (suami dari kakaknya), warga Kota Medan, yang dikabarkan seorang "pemborong", sehingga tidak memberdayakan warga setempat.

Hal tersebut diakui Winardi, selaku Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Jambu.

Dijelaskan, jika tukang (pekerja) yang mengerjakan pembangunan Joglo Balai Pertemuan, sekaligus Posyandu dengan anggaran Rp. 97.990.000 tersebut, dikerjakan oleh  warga luar desa, yang bukan warga Desa Jambu,

 "Tukang - tukang disini gak sempurna, kebetulan abang ipar dia (kades) ada di kampung Besumbu, jadi make dia, dia orang Medan sana, Tembung, bekas pemborong di Medan,"jelas Ketua BPD.

Dan ketika ditanya berapa anggaran biaya pembangunan joglo tersebut, Ketua BPD mengatakan, bahwa dia tidak mengetahuinya. "Gak tau,"ucapnya dengan nada polos.

Terkait dugaan tidak swakelola ini,  Adi Roma, Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) saat dikonfimasi hetanews.com, di kediamannya, menyarankan agar ketemu langsung dengan Kepala Desa. "Supaya lebih jelas, jumpa aja bang sama Kepala Desa, bang,"katanya.

Namun ketika wartawan menanyakan, berapa anggaran proyek itu, Adi Roma seolah tidak paham. "Lupa aku lah bang, entah 27, entah 30 juta bang, lupa aku bang, "kilahnya.

Terpisah, Rantiko, Kepala Desa Jambu, ketika dikonfirmasi via telepon seluler (HP) nya ke nomor 081264564xxx, Selasa (2/7/2019), panggolan  HP malah dijawab oleh orang lain yang mengaku sebagai perangkat desa.

"Kades gak ada, ini perangkat desanya (sekdes), kalau soal itu (diborongkan) gak tau, tanya sama kades ajalah nanti," jawabnya dari seberang telepon.

Penulis: dmk. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!