Tebingtinggi, hetanews.com - Pelaku pembuang bayi, di areal perkebunan sawit Paya Pinang, pada 16 Juni lalu, ternyata bernama Mujiem alias Iyem (39), warga Dusun IV Desa Paya Pinang, Kecamatan  Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Tebing Tinggi, Minggu (30/6/2019), lalu.

Kapolsek Tebing Tinggi, AKP R Manjorang, membenarkan pelaku pembuangan bayi itu telah menyerahkan diri, dan saat diinterogasi, pelaku mengakui semua perbuatannya, bahwa bayi yang dibuangnya adalah anak kandungnya sendiri.

Di hadapan petugas, pelaku mengatakan, bahwa pada Maret 2017 lalu, dia berangkat ke Malaysia tanpa seizin suaminya, Sampriadi (42), untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Pada September 2018, dia diperkosa oleh majikannya, di rumah tempatnya bekerja dan akhirnya hamil.

Dikarenakan kontrak kerjanya sudah habis, pelaku kembali ke Tanah Air.

Pada Minggu (16/6), pelaku melahirkan bayinya. Takut diketahui suaminya, ia melahirkan bayinya, di areal perkebunan kelapa sawit yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Setelah melahirkan, pelaku langsung meninggalkan bayinya, di bawah pohon kelapa sawit, di areal perkebunan Paya Pinang Group Afdeling I Blok 36.

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 305 KUHP subsider pasal 308 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun enam bulan kurungan penjara," ujar AKP Manjorang.