HETANEWS

Pembeli dan Kurir Sabu Benarkan Saksi Polisi

Dua terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua terdakwa pembeli dan kurir, membenarkan keterangan saksi polisi yang didengar keterangannya, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (1/7/2019).

Saksi Efraim Purba dan Syarif Noor Sholin membenarkan, lebih dulu menangkap terdakwa Pristiawan alias Awan (24), warga Huta VI Sidodadi, Nagori Silampuyang, Kecamatan Siantar.

Terdakwa Awan ditangkap pada Minggu, 27 Januari 2019, lalu, di ladang Kongsi Mahanda, Nagori Silampuyang.

Saat ditangkap, salah satu temannya, bernama Dedek alias Baron, melarikan diri. Sepaket sabu yang disita dari terdakwa, diakui milik Baron yang dibeli dari terdakwa Oloan Mariojahan Pardede alias Kembar, seharga Rp.100 ribu.

Untuk menangkap terdakwa Kembar, Awan disuruh pesan lagi dan berjanji bertemu di Simpang Marcopolo (gapura yang ada di jalan lintas Siantar-Parapat). Kembar ditangkap dengan sepaket sabu pesanan terdakwa Awan.

Diakuinya, sabu pesanan Baron dan Awan, dibeli dari Apit, warga Timbang Galung Siantar.  Keterangan kedua saksi polisi itu dibenarkan terdakwa.

"Benar yang mulia,"kata terdakwa, di depan majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH. Keduanya dijerat jaksa, Barry Sugiharto SH dengan pasal 114 atau pasal 112 (1) UU RI no 35/2009 tentang narkotika.

"Untuk mendengar tuntutan jaksa, persidangan dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, ditunda seminggu,"kata Rozy sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.