HETANEWS.COM

Penataan Sumber Daya ASN Pemko Siantar Belum Maksimal

Budi Utari (kanan) menyalami ASN di lingkungan Pemko Pematangsiantar. (foto:Humas Pemko)

Siantar, hetanews.com - Penataan sumber daya ASN di lingkungan Pemko Siantar masih jauh dari harapan. Seperti penilaian dari Institut Law and Justice (ILAJ), kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Siantar sebagai unsur pembantu kepala daerah, bekerja belum maksimal.

Tepat hari ini, Sabtu (29/6/2028), Budi Utari, genap menduduki jabatan menjadi sebagai Sekda Kota Siantar, satu tahun tiga bulan. Budi dilantik oleh Wali Kota, Hefriansyah, pada Kamis, 29 Maret 2018, lalu.

Selama Budi Utari sebagai pejabat pimpinan tinggi dalam kurun waktu tersebut, tidak sedikit kegiatan yang dilakukan di sekretariat daerah Pemko Siantar. Khususnya dalam penataan sumber daya ASN, di lingkungan Pemko Siantar.

Meski demikian, masih ada kejanggalan yang menimbulkan tanda tanya atas kegiatan yang dilakukan dalam penataan sumber daya ASN di Pemko Siantar.

Pelantikan Pejabat Eselon

Pada rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, dalam pembahasan LKPJ Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kamis (3/5/2018), lalu, Anggota DPRD mempertanyakan adanya empat oknum PNS lulusan SMA yang diangkat sebagai pejabat Eselon IV.  Hal ini menurut anggota DPRD, Ronal Tampubolon bertentangan dengan PP Nomor 11 Tahun 2017 Pasal 54.

Kepala BKD yang saat itu dijabat Zainal Sihaan, dan pihaknya mengaku sudah berkordinasi dengan Sekda, Budi Utari, mengenai pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV itu.

"Beliau (Sekda) tadi menyampaikan ada penafsiran pada PP Nomor 11, ada pasal yang bunyinya ditafsirkan seperti itu. Dan apabila ada kekeliruan akan dikoreksi kembali," kata Zainal kepada pansus DPRD.

 Pada pelantikan pejabat Eselon III dan IV yang diselenggarakan pada 20 April 2018, lalu, ada sebanyak 80 orang nama yang dilantik. Namun ada pula sejumlah nama yang tidak hadir dalam acara pelantikan yang digelar, di ruang data Balai Kota Siantar.

Salah satunya, Ali Hasan Siregar. Pejabat eselon III yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Siantar ini, mengakui jika dirinya dilantik  Sekda, bersama sejumlah pejabat lainya, pada awal bulan Mei 2018 lalu, di Ruang Sekda.

Meskipun nama Ali Hasan Siregar tercantum dalam pelantikan tersebut, namun dirinya baru menerima SK (Surat Keputusan) saat acara pelantikan yang diselenggarakan, di ruang Sekda, pada awal Mei 2018, lalu.

Masih kata Hasan, dalam acara pelantikan itu, ia dan beberapa pejabat lainya dilantik oleh Sekda, Budi Utari, di kantor Sekda. "Sudah. Kebetulan saya dilantik ulang. Bulan Mei di ruang Sekda, yang lantik Sekda," katanya kepada Hetanews, Rabu, 30 Mei 2018.

Terpisah, Ketua ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, menilai proses rotasi jabatan dan pelantikan pejabat di lingkungan  Pemko Siantar belum dilakukan dengan maksimal.

"Jadi kami nilai kinerjanya kurang memuaskan, karena belum ada prestasi yang dibuat dalam satu tahun ini,"ungkapnya.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!