HETANEWS

Jasad Dodi Ditemukan 20 Meter dari Jembatan Aek Sakur, Diduga Tenggelam karena Tak bisa Berenang

Jasad Dodi Ditemukan 20 Meter dari Jembatan Aek Sakur, Diduga Tenggelam karena Tak bisa Berenang. Kondisi jenazah Dodi (16) warga Perumahan PT DPI Gajah Sakti, Dusun III, Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan pascaditemukan dari Sungai Aek Sakur, Jumat (28/6/2019). Korban tenggelam setelah mandi-mandi di aliran sungai Aek Sakur.

Asahan, hetanews.com - Jasad Dodi (16) warga Perumahan PT DPI Gajah Sakti, Dusun III, Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan akhirnya berhasil ditemukan setelah tenggelam saat tengah mandi-mandi di aliran Sungai Aek Sakur pada Jumat (28/6/2019) sore.

Kapolsek Bandar Pulau, AKP Sunarto menjelaskan berawal ketika korban bersama teman Alex (14) dan Putra (14) berniat berlibur dengan mandi-mandi di Sungai Aek Sakurtepatnya di bawah jembatan Setiba di lokasi, sekitar pukul 15.00 WIB Dodi melompat dari atas sebuah batu menuju ke dalam air sungai.

"Lebih kurang 15 menit mandi-mandi, teman-temannya melihat korban hanyut. Kedua temannya coba nolong, tetapi saat itu kondisi arus sungai sedang deras. Jadi mereka nggak berani," kata Sunarto, Sabtu (29/6/2019).

Kejadian itu kemudian diberitahukan kepada warga sekitar. Mendengar informasi ada korban tenggelam, lantas membuat warga ramai-ramai melakukan pencarian.

Akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB korban berhasil ditemukan. Namun, kondisi Dodi sudah tidak bernyawa.

"Kurang lebih dua jam, korban berhasil ditemukan. Lokasinya penemuannya 20 meter dari tempat pertama ia mandi-mandi," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata korban sudah tidak bernyawa. Tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan di tubuh Dodi.

"Karena keinginan orangtua korban, maka tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah Dodi," ujarnya.

Diduga korban meninggal dunia akibat tidak dapat berenang. Apalagi saat kejadian arus sungai Aek Sakur tengah deras.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.