HETANEWS

Alat Berat Pengeruk Tanah di Galian C Milik Pardede Dipolice Line Polres Siantar

Personel Polres Siantar saat memasang garis polisi, pada eskavator yang digunakan untuk mengeruk tanah di galian c milik Pardede, di kawasan Tanjung Pinggir Siantar, Kamis (27/6/2019). (foto/hza)

Siantar,hetanews.com-Kepala Satreskrim Polres Kota Pematangsiantar, AKP Demak Ompusunggu, melalui Kanit II Ekonomi, Ipda Malon Siagian SH, mempolice line alat berat eskavator yang digunakan untuk mengeruk tanah, di galian c milik marga Pardede, di tanah eks PTPN III Kebun Bangun, Jalan Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (27/6/2019).

"Eskavator kita garis police line, guna kepentingan penyelidikan yang saat ini kita lakukan," ujar Malon, mantan Kanit PPA Satreskrim Polres Siantar ini.

Pasca galian c milik Pardede yang tidak berijin tersebut ditertibkan, pada Senin (24/6/2019) lalu, pihak Satreskrim sedikit kesal, lantaran eskavator yang dioprasikan di lahan tanah stanpas itu, berpindah dari tempat saat pertama dilakukan penertiban.

"Eskavatornya dipindahkan mereka. Sekarang posisinya ada di gudang, tak jauh dari pemilik galian C. Jadi sudah kita police line eskavatornya,"ucapnya.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup Dukung Tindakan Kepolisian Menertibkan Galian C

Baca juga: Sempat Mangkir Satu Hari, Pemilik Galian C di Tanjung Pinggir Akhirnya Diinterogasi Polisi

Lanjut Malon, pihaknya sudah dua kali mengambil keterangan dari Getruida Manullang, istri dari Pardede pemilik galian c yang berada di Tanjung Pinggir.

"Semalam, Getruida Manullang datang ke Polres Siantar, tidak jadi diambil keterangannya, lantaran tiba-tiba sakit. Mau pingsan, makanya nggak berani kita memeriksanya," ujar Malon.

"Kalau cuma IUP ekplorasi artinya untuk penelitian, dan belum bisa mengambil hasil material dari galian c. Tapi ini telah mengangkut hasil material untuk dijual, dan lagian lokasi galian c, di atas tanah sengketa," ungkapnya.

Selain itu juga, tidak tertutup kemungkinan lokasi galian c, ikut diberi police line, pasca hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian.

Penulis: hza. Editor: gun.