HETANEWS

Pencuri & Penadah Minta Dihukum Ringan Usai Dituntut Jaksa

Dua terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Hamdani alias Dani (18), warga Lingkungan Lorong Buntu Amandari Timur, Kecamatan Dolok Batunanggar, minta dihukum ringan usai dituntut 2 tahun oleh jaksa, Herman Ronald Mauritz Panjaitan SH.

"Saya mohon hukuman saya diringankan, saya menyesal yang mulia,"kata terdakwa bermohon, disidang PN Simalungun Kamis (27/6/2019).

Hal senada dikatakan M Aidil Akbar (18), warga Huta Pondok Pasir, Nagori Dolok Tenera, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, usai dituntut 1 tahun oleh jaksa yang sama. Keduanya disidangkan dalam berkas terpisah, dipimpin majelis hakim, Roziyanti SH.

Hamdani alias Dani telah melakukan pencurian bersama Syahrul Effendi (terpisah), di rumah saksi korban, Rizky Kamalia Nasution, di kampungnya, pada Sabtu, 9 Pebruari 2029, lalu.

Keduanya berhasil membawa kabur, laptop, charger, perhiasan berupa kalung, cincin dan gelang, buku tabungan, sandal, jam tangan, tas dan lainnya.

Hasil curiannya, disimpan di rumah terdakwa Aidil. Hasil penjualan perhiasan (kalung, cincin dan gelang) seharga Rp.1.500.000, diterima Aidil Rp.280 ribu. Perhiasan dijual kepada tukang mas keliling.

Akibat perbuatan para terdakwa, saksi korban mengalami kerugian lebih dari Rp.17 juta. Dani dipersalahkan melanggar pasal 363 KUH Pidana, sedangkan Aidil dipersalahkan melanggar pasal 480 KUH Pidana.

Untuk pembacaan vonis, persidangan dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, ditunda satu Minggu.

Penulis: ay. Editor: gun.