HETANEWS

Ayah Bejat Setubuhi 2 Anaknya di Siantar Diganjar 10 Kalender

Terdakwa digiring petugas usai divonis 10 tahun penjara di PN Siantar. (Foto/Ist)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa Suwandi Siregar alias Bulus (38), divonis 10 tahun, nekat mencabuli 2 anak kandungnya. Terdakwa juga didenda sebesar Rp1 Miliar subsider 6 bulan penjara.

Vonis dibacakan oleh Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Danardono bersama dua hakim anggota di Pengadilan Negeri Siantar, Rabu (26/6/2019).

Terdakwa yang kesehariannya bekerja sebagai supi dinyatakah sah dan terbukti bersalah melanggar Pasal 81 ayat (1),(2),(3),(5), UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No 1 Tahun 2016, Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak jo Pasal 76 D UU RI No 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) KUH-Pidana.

Putusan terhadap warga Jalan Bola Kaki Gang Rukun Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat ini, lebih ringan dari tuntutan 18 tahun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siti Martiti Manullang SH.

Dalam dakwaan diungkap, terdakwa melakukan tindakan asusila itu sudah beberapa kali. Berawal dari sekitar bulan Maret sampai dengan Oktober 2018 lalu. Rumah terdakwa menjadi tempat saksi perbuatan kejinya terhadap kedua anaknya.

Sepulang kerja terdakwa melihat anaknya lagi tidur dan memakai celana pendek, disitulah timbul niat jahat dari terdakwa untuk menyetubuhi anaknya berinisial MHS (15), bahkan kejadiannya sampai 6 kali. Kejahatannya itu dilakukannya selama istrinya tidak sedang berada dirumah.

Aksi bejatnya itu dilakukannya juga dengan anak perempuannya kedua berinisial MSS (14). Ketika anak ini sedang tidur diruang tamu, terdakwa langsung melampiaskan nafsunya. 

Bulus juga mengancam kedua anak kandungnya ini, untuk tidak memberitahukan perbuatannya kepada ibunya. Ibu akan gila bila kamu kasih tahu, ancamnya kepada anaknya.

Akhirnya anaknya MSS nekat memberitahukan perlakuan ayahnya itu kepada makciknya (adik ibunya). Setelah itu, ibunya melaporkan terdakwa ke kantor polisi.

Penulis: ms. Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.