HETANEWS

Remaja Masukkan Gantungan Kunci ke Hidung Karena Bosan saat Mengerjakan Tugas Sekolah

Remaja Masukkan Gantungan Kunci ke Hidung Karena Bosan saat Mengerjakan Tugas Sekolah. Gantungan kunci tersangkut dalam hidung bocah 14 tahun. (ist)

China, hetanews.com - Apa yang Anda lakukan saat sedang bosan? Beberapa akan mencari hiburan, sementara yang lain memilih bepergian.

Tapi lain dengan remaja di Tiongkok satu ini. Ia memasukkan gantungan kunci ke dalam hidungnya, hanya karena bosan.

Remaja 14 tahun itu diketahui berasal dari Provinsi Gansu, China Barat Laut.

Pada Minggu (23/6/2019), dia diketahui tengah mengerjakan tugas rumah, dan rasa bosan tiba-tiba mendatanginya. Ia lalu memasukkan gantungan kunci ke dalam hidung.

Namun, benda itu tersangkut di antara lubang hidungnya.

Merasa bingung sekaligus takut, remaja itu bergegas ke stasiun pemadam kebakaran Qingyang setempat dan meminta bantuan dari mereka. Ia pergi bersama seorang kerabat.

Ia pun dibantu oleh dua orang petugas pemadam kebakaran. Mereka menggunakan pemotong baut untuk mematahkan besi itu.

Siswa pergi ke Regu Pemadam Kebakaran Qingyang disertai oleh anggota keluarga.

Karena tindakannya, hidung remaja itu membengkak.

Belum lagi, sebelum mendatangi pemadam kebakaran, bocah itu sempat mengutak-atik gantungan kunci, embuatnya masuk semakin dalam.

Tindakan penyelamatan oleh pemadam kebakaran direkekam dalam sebuah video, dan diunggah oleh akun media sosial Biro Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tiongkok.

Bisa dilihat anak itu gugup ketika seorang petugas pemadam kebakaran meletakkan pemotong dekat wajahnya.

Petugas pemadam kebakaran terdengar menghiburnya, “Jangan takut. Ini tidak akan menyakitimu.”

Upaya pertama penyelamat gagal karena bocah itu mulai mengerang begitu petugas pemadam kebakaran mulai memakai alat itu.

Namun setelah mendapat bantuan dari seorang lain, gantungan kunci itu pun berhasil dipotong.

Bocah itu tampak lega. Kepada reporter dari Gansu Television bahwa dia belajar untuk tidak melakukan hal aneh dan memperhatikan keamanannya di masa depan.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.