HETANEWS

Polisi Ungkap Fakta Baru Pembunuhan ABG di Tangerang oleh Tunangan

Tangerang Selatan, hetanews.com - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan ABG perempuan SFL (17) di Legok, Kabupaten Tangerang. Dalam rekonstruksi itu terungkap sejumlah fakta baru.

"Hasil rekonstruksi ini menambah beberapa fakta baru dan juga menguatkan fakta yang sudah ada," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Ahmad Yurikho kepada wartawan di Jalan Promoter, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/6/2019).

Alex mengatakan, fakta-fakta baru yang muncul ini menguatkan fakta yang sudah ada seperti di antaranya hasil visum et repetum dan autopsi jasad korban. Hasil autopsi diketahui korban tewas akibat terhalangnya saluran pernapasan yang dimungkinkan tulang tenggorokan dari korban retak. Hal ini sejalan dengan hasil rekonstruksi bahwa tersangka membunuh korban dengan cara mencekiknya.

Total ada 18 adegan yang diperagakan tersangka JA (18). Rekonstruksi dimulai dari awal tersangka menjemput korban di rumahnya di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang hingga membuang jasad korban di pinggir jalan di Legok, Kabupaten Tangerang.

DAri rekonstruksi ini terungkap fakta baru, salah satunya adalah bahwa tersangka melakukan aksinya secara spontan. Tersangka membunuh korban karena merasa kesal lantaran selalu dibandingkan dengan mantan korban.

"Jadi tidak ada niat langsung tersangka menghilangkan nyawa korban," ujarnya.

Baca juga: Polisi Rekonstruksi Pembunuhan ABG Perempuan oleh Tunangan di Tangerang

 

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho pimpin rekonstruksi.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho pimpin rekonstruksi.
Fakta berikutnya, tersangka diketahui tidak menyiapkan tali rafia yang digunakan untuk mengikat korban. Tali rafia itu dibeli tersangka di sebuah warung, beberapa saat mencekik korban.

"Jadi setelah proses pencekikan, tersangka belum tahu korban sudah meninggal atau hanya pingsan. Tersangka sempat berhenti di pinggir jalan yang terdapat warung, lalu beli tali untuk diikatkan ke tangan dan kaki korban," sambungnya.

Selanjutnya, tersangka mengikat leher korban menggunakan kerudung korban. Setelah itu, tersangka membuang jasad korban di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

"Tersangka sempat melihat dulu TKP dimana tersangka membuang jenazah korban ini sepi atau tidak. Ketika yakin dalam keadaan sepi, barulah dibuang," tuturnya.

SFL ditemukan tewas di pinggir jalan di Legok, Kabupaten Tangerang pada Jumat (21/6) lalu. Diketahui, korban dan tersangka sudah bertunangan dan akan menikah setelah keduanya lulus SMA.
 

Total ada 18 adegan yang diperagakan tersangka dalam rekonstruksi.
otal ada 18 adegan yang diperagakan tersangka dalam rekonstruksi.
 

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.