Siantar, hetanews.com - Satreskrim Polres Siantar akhirnya menginterogasi boru Manullang, istri dari marga Pardede, pemilik galian C, di kawasan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, pasca ditertibkan, Rabu (26/6/2018).

Sebelum diinterogasi, boru Manullang sempat mangkir satu hari dari panggilan polisi untuk memintai keterangannya terkait penambangan yang dilakukannya tersebut.

"Kemarin pasca kita tertibkan, boru Manullang berjanji datang ke Polres untuk diinterogasi. Namun, tidak datang dan hari ini baru datang," ujar Kanit Ekonomi, Ipda Malon Siagian saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Malon lagi, sejak penertiban hari Senin (24/6/2019) dan Selasa (25/6/2019), boru Manullang tidak datang. "Baru hari ini datang membawa surat-suratnya, dan perkembangan kasusnya masih kita lakukan pemeriksaan," ujarnya kembali.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siantar yang dikonfirmasi lewat telepon mengatakan, bahwa boru Manullang sudah datang ke Polres Siantar dan sedang diinterogasi.

Baca juga: Galian C Digerebek Polisi, Boru Manullang Sebut Mau Bangun Yayasan Anugrah

"Lagi diinterogasi dan sedang kita teliti surat-suratnya," pungkas AKP Demak Ompusunggu saat dikonfirmasi.

Sebelumnya diberitakan, Polres Siantar dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/1 Pematangsiantar, menggerebek galian C diduga milik marga Pardede yang berlokasi di Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (24/6/2019) sore.

Di lokasi penggerekan, petugas gabungan menyuruh istri pemilik galian C, yakni boru Manullang, menghentikan aktifitas pengerukan tanah yang diduga ilegal tersebut.

Saat penggerebekan, boru Manullang bersikeras, bahwa dirinya sudah memiliki tanah tersebut dan mendapatkan surat dari Camat. Hanya saja, dirinya tidak menyebut nama oknum Camat yang memberikannya surat tersebut.

"Ini tanah saya, surat tanahnya dari Camat saya dapat," ujarnya.

Tak banyak membuang waktu, petugas menyarankannya, agar menjelaskan ke kantor polisi.

"Ayok buk, ibu jelaskan aja di kantor Polisi," ujar Kanit Ekonomi, Ipda Malosin Siagian yang memimpin penggerebekan tersebut.