HETANEWS

Sekda Perintahkan Camat Haranggaol Pungut Lagi Sampah yang Dibuang ke Danau Toba

Foto sampah dibuang ke Danau Toba, Tangga Batu, Batu Dua, Kecamatan Horison Haranggaol, Selasa (25/6/2019).(Foto/Tribunnews.com)

Simalungun, hetanews.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Gideon Purba meminta Camat Haranggaol untuk memungut kembali sampah yang dibuang di pinggir Danau Toba. 

"Sudah. Sudah diatasi. Sudah kusuruh diangkati semua itu. Yang sudah masuk ke dalam Danau Toba juga saya suruh angkat. Biar dibakar," ujarnya saat dihubungi, Rabu (26/6/2019). 

Gideon mengatakan, pembuangan sampah di Danau Toba merupakan tingkah dari anggota Camat Dolok Pardamean.Ia juga telah memerintahkan Camat Dolok Pardamean untuk tidak membuang sampah di Danau Toba. 

"Kan kalau untuk truk pengangkut sampah memang dari luar. Tapi saya bilang jangan dibuang ke situ lagi. Pokoknya sudah bereslah," katanya. 

Sebelumnya, Gideon merasa tidak ada sampah yang dibuang langsung ke Danau Toba.

"Enggak mungkin. Enggak ada langsung ke Danau Toba. Di jurang mana. Atau itu sudah cerita empat tahun yang lalu kali ya," katanya saat dihubungi via seluler. 

Dia mengungkapkan segera mempertanyakan peristiwa sebenarnya kepada Camat Haranggaol Sabolas Pasaribu. 

"Kami akan membuat teguran. Karena adanya tempat pembuangan sampah. Danau Toba itu bukan tempat sampah," katanya seraya mengatakan Danau Toba bukan tempat pembuangan sampah.

Baca juga: Viral Foto Sampah Dibuang ke Danau Toba, Camat Haranggaol: Hanya Sedikit, Bukan Aku Suruh

Foto tumpukan sampah yang dibuang ke Danau Toba mendadak viral di media sosial.Tumpukan sampah itu sengaja dibuang ke Danau Toba, tepatnya di daerah Tangga Batu, Batu Dua, Kecamatan Horison Haranggaol, Selasa (25/6/2019).

Camat Haranggaol Sabolas Pasaribu mengakui pembuangan sampah ke Danau Toba itu.Menurutnya, itu dilakukan karena truk yang biasanya mengangkut sampah ke penampungan di Kecamatan Purba tidak datang.

"Sekali ini aja itu. Enggak masuk truk sampah dari Kecamatan Purba. Bukan aku yang nyuruh itu," katanya.

Pasaribu mengatakan selama ini sampah dari Haranggaol diangkut dan dibuang ke Kecamatan Purba.

"Jadi enggak mungkin juga. Jauh. Bulan ini kita enggak terlayani.

Biasanya dibuang ke Purba. Jadi, karena truk enggak masuk, dibuang ke situ sementara. Sedikitnya itu,"katanya.Ia pun berjanji akan mengangkut kembali sampah itu dan membakarnya.

"Kami sarankan nanti untuk dibakar," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com

Editor: tom.