HETANEWS

Keberangkatan Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Dipercepat

Ribuan jamaah haji melaksanakan tawaf atau mengelilingi Kakbah pada musim haji tahun lalu. Pemerintah Indonesia akan memberangkatkan jamaah haji tahun ini mulai 6 Juli 2019. (Foto: ilustrasi/AFP).

Jakarta, hetanews.com - Pemerintah mempercepat keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji Indonesia menjadi 6 Juli 2019 atau maju sehari dari jadwal semula. Perubahan ini menyesuaikan slot penerbangan ke Tanah Suci.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menuturkan, percepatan jadwal keberangkatan ini tak lepas dari penambahan kuota 10.000 jemaah haji Indonesia dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini. Penerbangan untuk mengangkut jamaah pun menyesuaikan.

”Terkait dengan keberangkatan jamaah haji kita maka memang ada kemungkinan besar dimajukan satu hari yang semula berangkat pada 7 Juli menjadi 6 Juli. Jadi, pada 5 Juli seluruh jamaah haji di kloter-kloter awal itu sudah masuk ke asrama haji,” kata Menag pada acara pembekalan petugas Media Center Haji 1440H/2019 di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Menag menuturkan, pada 6 Juli gelombang pertama jamaah haji akan diberangkatkan menuju Madinah. Setelah itu berangsur kloter-kloter berikutnya. Kendati demikian, Lukman belum dapat memastikan kloter mana yang akan berangkat terlebih dahulu.

”Kepastian wilayah embarkasi yang masuk kloter awal baru dipastikan pada Jumat pekan ini,” ujarnya.

Menag memastikan seluruh persiapan pelaksanaan haji telah dioptimalkan. Persiapan di Tanah Suci telah tuntas mulai akomodasi, konsumsi, dan lainnya sudah tidak ada kendala. Seluruh hotel yang akan dijadikan tempat menginap jamaah juga sudah siap. Begitu juga katering.

Adapun persiapan di Tanah Air, Kemenag akan fokus dengan penyelesaian dokumen-dokumen perjalanan calon jemaah haji seperti visa dan paspor, serta pelunasan BPIH.

Menag berharap seluruh kuota jemaah sebesar 231.000 termasuk 17.000 haji khusus dapat digunakan dengan maksimal.

sumber: inews.id

Editor: bt.