HETANEWS

Mantan Residivis Narkoba, Bang Henrik Dihukum 5 Tahun Penjara

Bang Hendrik menyerahkan tangannya kepada petugas Kejari untuk diborgol kembali. (foto/ms)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa Henry Hutagalung alias Bang Henrik (45), divonis 5 tahun penjara, dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani.

Vonis 2 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa, Ana Lusiana SH. Vonis tersebut, dibacakan majelis hakim yang dipimpin, Danar Dono SH, dan didampingi dua hakim anggota, di PN Siantar, pada Senin (24/6/2019).

Sebelumnya, jaksa Ana Lusiana SH, menuntut mantan residivis narkoba ini, selama 7 tahun denda Rp 1 Milyar dengan subsider 6 bulan penjara. Warga Jalan Tongkol No. 48 Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur ini, terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.

Dalam dakwaan, terdakwa diringkus di Beringin, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (15/12/2018) lalu.

Barang bukti yang disita, yakni 1 buah sepatu perempuan merk Paris didalamnya ada 1 gulungan tisu yang berisi 1 paket Narkotika diduga jenis sabu seberat 1,24 gram, 1 unit HP merk Nokia, 1 buah tas pinggang merk Polo berisi 2 buah gunting, 1 buah lakban, dan 1 bungkus plastik klip.

Bang Hendrik membeli sabu tersebut dari Geboy (DPO) seharga Rp 1.600.000 sebanyak 2 gram. Mereka bertemu di Beringin, Kabupaten Simalungun, untuk melakukan bisnis haram tersebut. Kurang lebih 3 kali, terdakwa membeli shabu kepada Geboy.

Kemudian barang haram tersebut, dijual kembali kepada Muhammad Iqbal (terdakwa dalam berkas terpisah) dengan kesepakatan, uang akan diberikan setelah barang laku terjual. Terdakwa akan memberikan komisi 10 persen per paket.

Atas vonis tersebut, terdakwa menyatakan pikir – pikir. Palu diketok dan persidangan dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ms. Editor: gun.