HETANEWS

Jadi Kurir Narkoba, Iqbal Mendekam 5 Kalender Dalam Sel

Terdakwa Muhammad Iqbal saat meninggalkan ruang persidangan. (foto/ms)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa Muhammad Iqbal (30), terpaksa mendekam 5 tahun di dalam sel. Vonis yang diputuskan majelis hakim, sama dengan tuntutan jaksa. Vonis tersebut, dibacakan ketua majelis hakim, Danar Dono SH, dan didampingi dua hakim anggota, di PN Siantar, pada Senin (24/6/2019).

Pada sidang sebelumnya, Muhammad Iqbal yang merupakan warga Jalan Sepat Bekang, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur ini, dituntut jaksa, Heri Santoso SH, 5 tahun, denda Rp 800 juta dengan subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa terbukti bersalah, melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI Nom 35/2009 tentang Narkotika. 

Dalam dakwaan, terdakwa diringkus  di pinggir jalan, di daerah Jalan Tongkol, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, pada Sabtu (15/12/2018), lalu.

Barang bukti yang disita  dari tangan sebelah kanan terdakwa,  yaitu satu paket sabu dengan  berat 0,1 gram dan  dari kantong, satu unit HP merk Nokia.

Sabu diperoleh terdakwa dari Henry Hutagalung (terdakwa dalam berkas terpisah). Dimana Henry menyuruh terdakwa untuk jual sabu. Rencananya, sabu tersebut dijual seharga Rp 100.000, dan terdakwa akan memperoleh keuntungan Rp 10.000 atau 10 persen dari harga sepaketan sabu.

Atas vonis tersebut, terdakwa menyatakan pikir - pikir terhadap majelis hakim. Palu diketok, persidangan dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ms. Editor: gun.