HETANEWS

Derita Jason Sitanggang yang Menderita Tumor, Butuh Biaya Berobat Ke Solo

Bersandar: Jason Sitanggang duduk bersandar di dinding rumahnya seraya meluruskan kedua kakinya. Jason merasakan sakit atas tumor ganas yang dideranya, Sabtu 22 Juni 2019.

Siantar, hetanews.com- Jason sitanggang (16) menderita sakit akibat tumor ganas. Siswa yang bersekolah di SMK Negeri 1 Pematangsiantar ini kekurangan biaya untuk berobat ke Kota Solo.

Jason  terpaksa menahan rasa sakit akibat tumor ganas yang dideritanya itu. Tumor  sebesar genggaman orang dewasa itu bersarangan dibawah lutut sebelah kanannya.

Anak kedua dari tujuh bersaudara ini sudah menderita tumor sejak bulan Desember 2018 silam. Tak tahan menahan sakit, siswa yang duduk dibangku kelas XII memutuskan untuk tidak bersekolah sejak 3 bulan lalu.

Sehari-harinya dia hanya menetap dirumahnya di Kelurahan Bane, Kecamatan siantar utara, Kota Pematangsiantar. 

"Awalnya kami gak tau kalau benjolan ini tumor. Lalu kemudian kami membawanya ke tukang pijat tradisional," ungkap Ibu jason saat ditemui di kediamannya, Sabtu (22/6/2019).

Jason sendiri mengaku pasrah dengan nasibnya. Apalagi keterbatasan biaya yang membuat remaja ini harus menahan sakit yang luar biasa.

Diceritakan Ibu Jason, tumor yang diderita anaknya berawal dari rasa nyeri biasa di lututnya. Merasa itu sakit biasa, kemudian orang tuanya membawa Jason ke tukang pijat tradisional. 

Ke tukang pijat bukan membawa kesembuhan bagi nyeri yang dirasakan Jason. Sebaliknya, berlahan muncul benjolan di kaki kanan Jason yang saban hari terus membesar. 

Kaki kanan Jason Sitanggang yang terkena Tumor Ganas. Ia disarankan untuk mendapatkan perobatan intensif ke Kota Solo. Namun karena terkendala biaya, ia hanya pasrah.
 

Khawatir dengan kondisi anaknya, Jason dibawa ke RS. Tentara. Setelah dilakukan pemeriksaan, rumah sakit tersebut merujuknya ke RS. Vita Insani Kota Pematangsiantar. Diketahui Jason ternyata mengidap tumor ganas.

"Sudah pernah periksa dia RS Tentara, kemudian dirujuk ke Vita Insasi. Untuk tidakan lebih lanjut dan hasil rontgen dia terkena tumor ganas," ungkap Ibu Jason yang sehari-hari bekerja sebagai penenun ulos.

Tidak sampai disitu saja, orang tua Jason juga sudah berulang kali membawa anak laki lakinya itu berobat ke Rumah Sakit di Kota Medan.

Terakhir,  saat Jason diperiksa disana, dokter menyarankan agar Jason dibawa berobat ke Kota Solo untuk perawatan intensif. Namun karena keterbatasan biaya, akhirnya Jason hanya mendekam dirumah.

"Kami berharap ada uluran tangan yang mau menolong kesulitan ini. Karena jika dia berobat ke Solo, butuh biaya yang tidak sedikit. Sementara kondisi kami saat ini tidak memiliki biaya untuk itu," ungkapnya.

Orang tua Jason berupaya untuk berjuang demi  perobatan anaknya. Kedua orang tuanya pun bekerja keras. Ibunya sebagai penenun ulos dan ayahnya hanya bekerja serabutan sebagai penarik becak.

Baca juga: Fadri Jatuh Sakit, Terbentur Biaya Perobatan dan Butuh Hunian Layak

Penulis: gee. Editor: edo.