HETANEWS

Bantuan Pemerintah Tidak Tepat Sasaran, Warga Minta Pemkab Sergai Verifikasi Data

Foto rumah mewah milik warga Desa Pekan, Kecamatan Bandar Khalifah yang mendapat bantuan BPNT. (Foto/WH)

Sergai, hetanews.com - Persoalan bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran, masih terus menjadi keluhan dan perbincangan serius di kalangan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, di 5 Desa se-Kecamatan Bandar Khalifah, Sabtu (22/6/2019).

Menanggapi hal keluhan warga, dari hasil pantauan wartawan Hetanews.com, di lapangan, warga yang mendapat bantuan sosial dari beberapa program pemerintah pusat yang mana sudah berjalan, ternyata masih banyak warga yang mendapat bantuan rata - rata ekonominya masih mampu, punya rumah permanen, dan memiliki harta lainnya. Justru yang benar - benar ekonominya jauh di bawah (miskin) tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah.

Foto rumah mewah milik warga Desa Pekan, Kecamatan Bandar Khalifah yang mendapat  bantuan BPNT. (Foto/WH)

Menurut Kordinator PKH Kecamatan Bandar Khalifah, Zulkifli Qodri Harahap saat di konfirmasi lewat telepon genggamnya, mengatakan, bahwa untuk masalah rastra, PKH tidak ada memiliki data. Sedangkan data BPNT ada dibasis data SIKS-NG di desa. Jadi sampai saat ini, untuk PKH sendiri, Kemensos belum ada melakukan penambahan penerima manfaat, ucap Qodri.

Andi (32), salah satu warga Kecamatan Bandar Khalifah mengatakan, bahwa inilah persoalannya, dimana soal pendataan penerima bantuan seperti PKH, BPNT dan bantuan yang lain, sepertinya masih memakai data lama, walaupun sudah pernah dilakukan verifikasi data.

Foto rumah warga tidak mampu yang seharusnya layak menerima bantuan, namun kenyataannya tidak menerima. (Foto/WH)

Artinya, memang banyak persoalan didalamnya, lanjut Andi. Ada yang dulunya dianggap mampu, tapi sekarang karena tidak bekerja menjadi tidak mampu.

Begitu juga sebaliknya, dulunya dapat bantuan karena dianggap tidak mampu, sekarang sudah mampu masih juga dapat, tambahnya.

 "Dengan demikian, harapan kami dari masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Sergai agar dapat mendata ulang agar tidak terjadi polemik dan kecemburuan sosial di tengah - tengah masyarakat nantinya. Bagi pelaksana (pendamping) yang sudah ditugaskan oleh pemerintah di setiap desa, agar benar benar menjalankan sesuai tugas dan tupoksinya dan dapat berkordinasi dengan pemerintah desa, dusun dan kecamatan,"pinta Andi yang mewakili masyarakat Kecamatan Bandar Khalifah.

Foto rumah warga tidak mampu yang seharusnya layak menerima bantuan, namun kenyataannya tidak menerima. (Foto/WH)

"Bagi setiap Kepala Dusun yang ada di setiap desa se-Kecamatan Bandar Khalifah, haruslah bisa membedakan mana masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan mentang-mentang kerabat, dan keluarga justru harus dimasukkan. Itu tidak benar namanya," pungkas Andi yang mewakili masyarakat Kecamatan Bandar Khalifah.

Penulis: wh. Editor: gun.