HETANEWS

Kapolres Binjai: Pengusaha & Supervisor Perakitan Mancis Ditetapkan Tersangka

Manager dan Supervisor perakitan mancis ( foto/jufri)

Langkat, hetanews.com - Peristiwa kebakaran perakitan korek api gas (mancis) di Dusun 4, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Langkat, menewaskan 30 pekerja termasuk anak - anak para karyawan, Jumat (21/6/2019).

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, pihak kepolisian sudah menetapkan Pengusaha perakitan mancis, Burhan (37) warga Jalan Bintang Terang No. 20, Dusun XV, Desa Mulyo Rejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, sebagai tersangka.

Selain dia, kata mantan Danyon A Brimob Polda Sumut itu, polisi juga menetapkan supervisor Lismawarni (43), sebagai tersangka.

"Polisi menetapkan dua orang tersangka dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Binjai," sebut Kapolres, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Polisi: Kebakaran Merenggut 28 Nyawa Termasuk 5 Anak - Anak

Kapolres menjelaskan, rumah yang dijadikan home industri perakitan mancis itu milik Sri Maya (47) yang disewa Burhan.

Selama ini rumah tersebut selalu terkunci rapat dari dalam. Bahkan pintu depan rumahnya sudah dikunci mati, sehingga tidak dapat dibuka kembali.

Sementara, seluruh korban yang meninggal dunia dalam kebakaran telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk diidentifikasi.

Berikut daftar nama korban tewas: Nurhayati, Yunita Sari dan dua anaknya, Pinja dan Sasa. Suci alias Aseh, Mia, Ayu, Desi alias Ismi serta dua anaknya, Juna dan Bisma.

Kemudian, Dijah, Maya, Rani, Alfiah, Rina, Aminah, Kiki, Priska, Yuni alias Mak Putri, Sawitri, Fitri dan anaknya, Sifah. Selanjutnya, Wiwik, Rita, Rizky, Imar, Lia dan Yanti, Sri Ramadhani dan Samiati.

Adapun korban selamat, yakni, Nur, Deni Novita Sari, Ariyani dan Ayu alias Eti.

Baca juga: Kebakaran Tewaskan 30 Orang, Polisi Sebut Pabrik Ilegal, Ini Kronologinya

Penulis: jufri. Editor: sella.