HETANEWS

Fadri Jatuh Sakit, Terbentur Biaya Perobatan dan Butuh Hunian Layak

Fadri terbaring didampingi Istrinya saat disambangi sejumlah wartawan. Kehadiran wartawan kerumah Fadri untuk memberikan semangat dan memberi bantuan, Jumat, 21 Juni 2019. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Sejumlah wartawan di Kota Siantar, berinisiasi untuk membantu meringankan beban Fadri Sikumbang (51). Mantan wartawan ini, terpaksa harus berhenti melakukan peliputan setelah jatuh sakit.

Fadri Sikumbang, semula aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar. Ia menulis dibeberapa surat kabar terbitan regional.

Ayah tiga orang anak ini, mengidap penyakit gula dan stoke. Kondisinya saat ini hanya terbaring lunglai di sebuah gudang yang letaknya, percis di bawah rel kereta api, Jalan Lokomotif, Kelurahan Proklamasi.

"Kami ingin membantu teman satu profesi yang sedang sakit. Mudah - mudahan dengan bantuan ala kadarnya dapat meringankan beban keluarga," kata Ridho Harahap, Jumat (21/6/2019).

Fadri jatuh sakit sejak 10 bulan yang lalu. Kini istrinya, Leny Henika (48), menjadi tulang punggung keluarga yang menghidupi 3 orang anak dan merawat suaminya.

Tempat tinggal Fadri, setelah rumah kontrakan yang dia sewa hangus terbakar. Peristiwa kebakaran itu terjadi dua tahun silam. (foto/gee)

Meski demikian, Leny juga tidak bisa berbuat banyak. Sehari – hari, dirinya hanya bekerja serabutan. Terkadang ia bekerja musiman, saat perusahaan butuh tenaga kerja.

Selain menderita sakit, yang paling menyakitkan bagi Fadri dan keluarga harus tinggal di sebuah gudang di bawah rel kereta api.

Mereka terpaksa mengungsi ke gudang itu setelah rumah kontrakan yang mereka sewa hangus terbakar.  Keluarga Fadri sudah dua tahun tinggal di gudang tersebut.

"Kami juga berupaya supaya mereka mendapat hunian yang layak. Kami sudah konstultasi, mudah - mudahan ada warga mau merelakan tanah kosong supaya dibangun rumah sederhana buat mereka," kata Samsudin Harahap menambahkan.

Selama menderita sakit, Fadri terbentur dengan biaya perobatan rumah sakit yang mahal. Apalagi, penyakit yang dideranya butuh perawatan intensif agar pulih totoal.

Kehadiran sejumlah wartawan menjenguk Fadri, disambut baik oleh pihak keluarga. Selain memberikan semangat, kata Samsudin, kehadiran mereka kiranya dapat meringankan beban keluarga.

Penulis: gee. Editor: gun.