Siantar, hetanews.com – Persatuan dan kesatuan penting dalam sebuah keberhasilan serta perubahan suatu bangsa. Perbedaan bukan lagi alat untuk memecah belah namun sebagai pemersatu untuk menggapai keberhasilan itu sendiri.

"Kita satu bangsa dan juga satu negara, harus menjaganya," kata Kapolres Siantar AKBP Heribertus Ompusunggu dalam sebuah acara dihadapan pemangku kepentingan dan stake holder Kota Siantar di Lapangan Mapolres, beberapa waktu lalu.

AKBP Heribertus menjabat orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu belum genap satu tahun, terhitung sejak Oktober 2018 silam. Sebelum menjabat Kapolres, ia menduduki posisi Kasubdit Regident Polda Sumut. Meski begitu, pria karib disapa Heri ini memang sudah menunjukkan kecintaannya terhadap kota ini. Salah satunya adalah soal toleransi. 

"Saya merasakan hal itu disini dan bukan berarti di daerah lain itu enggak ya," kata Heri berbincang-bincang dengan hetanews, Kamis (21/6/2019).

Setara Institute memang menempatkan Kota Siantar berada di nomor 3 sebagai kota toleran, setelah Singkawang dan Salatiga. Indeks tersebut merupakan data Tahun 2018.

"Jadi suatu perbedaan yang ada itu bukan lagi untuk mengkotak-kotakan atau bisa dibilang alat memecah kita tapi itu lah sebenarnya alat pemersatu. Kota ini memiliki SDM yang mumpuni, sebagai contoh banyak anak-anak kreatif yang bisa memajukan kota ini," kata pria kelahiran Kota Tanjungbalai-Asahan.

Heri menyampaikan pengharapannya terhadap seluruh elemen masyarakat Kota Siantar untuk bisa memajukan serta membuat perubahan yang bakal menjadi sejarah bagi generasi kelak. Sebagai kuncinya, ia bilang adalah bersatu.

"Tanpa itu (bersatu) mungkin tidak akan ya. Inti dari sebuah karya untuk kemajuan itu ya hanya bersatu. Stop provokasi, nah gitu," ujar pria yang memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi dan diakui banyak masyarakat kota ini.