HETANEWS

Argentina di Ujung Tanduk, Messi Akui Frustrasi dan Kesulitan

Lionel Messi mencetak gol pertama Argentina di Copa America 2019. (foto/Washington Alves)

Amerika Serikat, hetanews.com - Lionel Messi mengaku frustrasi usai Argentina gagal meraih kemenangan atas Paraguay pada laga kedua fase grup Copa America 2019, Kamis (20/6) pagi.

Messi pun sadar hasil seri dengan Paraguay akan menyulitkan langkah timnas Argentina memburu tiket perempat final.

"Terus terang kegagalan meraih kemenangan untuk mengamankan langkah ke babak selanjutnya menimbulkan sedikit rasa frustrasi," kata Messi.Kapten Tim Tango itu mencetak gol pada menit ke-57 dari titik putih sekaligus menyelamatkan negara peraih dua gelar Piala Dunia itu ketika menghadapi skuat La Albiroja.

"Kami tau ini akan membuat keadaan menjadi sulit, kami masih mencari tim terbaik untuk menampilkan performa terbaik, untuk terus berkembang," sambung pemain berusia 31 tahun itu.

Untuk lolos dari fase grup, saat ini Argentina hanya akan bersaing dengan Paraguay dan Qatar karena Kolombia yang meraih enam poin dari dua laga sudah dipastikan lolos dengan status juara grup.Tambahan satu angka dari laga melawan Paraguay belum mengubah posisi Argentina di grup B. Messi dan kawan-kawan masih berada di peringkat keempat di bawah Kolombia, Paraguay, dan Qatar.

Kendati saat ini berada di posisi terbawah, La Albiceleste masih berpeluang menghuni peringkat kedua jika mampu meraih kemenangan atas Qatar dan Paraguay seri atau kalah dari Kolombia.

Jika Argentina menang atas Qatar dan Paraguay mengalahkan Kolombia maka anak asuh Lionel Scaloni akan menempati peringkat ketiga dan akan bersaing dengan penghuni posisi ketiga dari tiga grup lain.

"Tim merasa sakit dengan situasi ini karena kami tidak bisa meraih kemenangan, dan kami tahu hari ini adalah kunci bagi kami. Kami tahu kami harus menang untuk melanjutkan langkah," jelas Messi.

"Kami tahu kami akan memainkan laga penentu nasib. Akan gila jika kami tidak dapat melangkah dari fase grup, ketika sebenarnya ada tiga [tim] yang bisa lolos dari masing-masing grup. Saya yakin kami akan lolos," tambahnya.

Tanpa kemenangan setelah melewati dua pertandingan dan berada di posisi juru kunci, Argentina terancam memiliki rapor terburuk dalam sepanjang keikutsertaan di Copa America.

Dalam 41 kali ikut di turnamen paling besar di Amerika Selatan ini, Argentina selalu bisa meraih kemenangan di fase grup.

Argentina tercatat tiga kali gagal lolos di fase grup, yang seluruhnya terjadi di era Copa America: 1975, 1979, dan 1983. Namun di tahun 1979 dan 1983 Argentina bisa meraih satu kemenangan, sedangkan di 1975 mendapat dua kemenangan.
 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.