HETANEWS

Pakai Bright Gas, Bakmi Mbah Gito Diganjar Pertamina lewat Program Brightfood

Branch Marketing Manager Pertamina DIY & Surakarta Teuku Johan Miftah memberikan penghargaan ke pemilik usaha warung makan Mbah Gito karena telah beralih ke bright gas.

Yogyakarta, hetanews.com - PT Pertamina memberikan penghargaan kepada warung bakmi “Mbah Gito” melalui program “Brightfood-Brightgas Culinary Partner”. Penghargaan ini diberikan karena warung bakmi yang cukup legendaris di Yogyakarta ini telah beralih dari penggunaan elpiji subsidi 3 kilogram (kg) ke bright gas.

“Ini (warung Mbah Gito) yang penghargaan pertama di DIY, dan semoga ada usaha lain yang sadar menggunakan gas non-subsidi,” kata Branch Marketing Manager Pertamina DIY & Surakarta Teuku Johan Miftah, (Selasa (18/6/2019).

Dia menjelaskan, kesadaran pengusaha non-mikro di DIY yang beralih ke bright gas cukup tinggi. Meski baru 16 persen dibanding angka penggunaan gas melon yang tertinggi di Jawa. 

Pertamina juga terus melakukan sosialisasi untuk menyadarakan para pengusaha beralih ke bright gas. Sebab elpiji ukuran 3 kg merupakan elpiji subsidi yang diperuntukkan kepada warga miskin dan usaha mikro.   

Warung bakmi Mbah Gito, kata dia, dulu menggunakan elpiji 3 kg sekitar 100 tabung per bulan. Namun kebutuhan ini telah digantikan dengan brightgas baik ukuran 5,5 kg maupun 12 kg.  

Penghargaan diberikan dengan pemberian 10 refill bright gas dan diberikan sign board. Pertamina juga akan mempromosikan warung bakmi ini dalam jaringan pertamina sebagai salah satu tujuan kuliner. Apalagi warung ini cukup unik dan cukup diminati wisatawan untuk berwisata kuliner.  

Unit Manager Communication & CSR MOR IV PT Pertamina, Andar Titi Lestari mengatakan program Brightfood ini diharapkan dapat mendorong pelaku-pelaku usaha kuliner untuk dapat beralih menggunakan produk elpiji unggulan Pertamina yaitu bright gas. 

“Bright gas ini memiliki keunggulan yang ditawarkan khususnya bagi pelaku usaha kuliner, di antaranya bersifat ramah, aman dan kompetitif,” ucap Andar.

Pengelola Warung Bakmi Mbah Gito yang merupakan anak dari Mbah Gito, Arif Budiman mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT Pertamina yang peduli dengan pengembangan kuliner Nusantara. 

Keberadaan bright gas sangat diperlukan untuk menunjang bisnis kulinernya yang sudah digeluti sejak 2008 silam. “Kini semakin mudah untuk mendapatkan sumber energi,” ujarnya.

Dulu, Arif menggunakan elpiji ukuran 3 kg dengan pertimbangan ekonomis dan kemudahan. Namun dalam perkembangannya, dia memutuskan untuk beralih ke bright gas karena jauh lebih efisien. “Kita sangat mendukung progran pemerintah beralih ke bahan bakar non-subsidi,” katanya.

sumber: inews.iid

Editor: sella.