HETANEWS

Encas Terima Dituntut 3,9 Tahun

Tangan diborgol, terdakwa Encas dituntun petugas, tinggalkan ruang sidang. (foto/ms)

Siantar, hetanews.com - Jaksa Henny A. Simandalahi SH, membacakan tuntutan terhadap terdakwa, Encas Prayatna (41) selama 3 Tahun 9 Bulan penjara, dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani. Ancaman hukuman itu dibacakan dalam persidangan, Selasa (18/6/2019), di Ruang Sidang Candra PN Siantar.

Terdakwa yang beralamat di jalan Singosari Gg. Salak No. 8 Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 127 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.  Terdakwa tampak tersenyum saat tuntutan dibacakan.

Kepolisian dari Polres Siantar berhasil meringkus terdakwa di kediamannya di jalan Singosari Gg. Salak No. 8, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, saat itu terdakwa sedang bersama rekannya, Suherman (terdakwa lain) pada Selasa (11/12/2018), lalu.

Barang bukti yang ditemukan sama halnya dengan kasus dari Suherman. Polisi menemukan barang bukti dari terdakwa, yakni 1 buah tas sandang warna coklat merk Jeep Buluo yang berisi 1 buah plastik yang berisi 12 paket Narkotika diduga jenis sabu, uang Rp200 ribu, dan 2 buah buku notes, 1 paket Narkotika diduga jenis sabu, 1 buah plastik klip berisi ganja. Ketika dilakukan penimbangan, sabu 14,30 gamr dan ganja dengan berat 0,10 gram.

Narkotika jenis sabu dan ganja tersebut, dibawa oleh rekannya, Suherman ke rumah terdakwa. Saat dilakukan penggeledahan, polisi temukan sabu ada pada Suherman. Sedangkan ganja ditemukan di atas lampu dalam ruangan terdakwa. Terdakwa mengakui, bahwa barang haram tersebut adalah milik dari rekannya tersebut.

Untuk pembacaan putusan,  Majelis Hakim  yang dipimpin, Fitra Dewi Nasution SH, dan didampingi dua anggota, Fyhtta Imelda Sipayung SH dan Muhammad Nuzuli SH, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ms. Editor: gun.