HETANEWS

Diduga Terkait Judi, Rumah Rudi Syahputra Dilempar OTK

Pihak SPKT, Sat Reskrim dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi saat melakukan cek dan olah TKP, Selasa (18/6/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Rumah milik Rudi Syahputra (39), menjadi korban pelemparan oleh Orang Tak Kenal (OTK), di jalan Danau Meninjau, Lingkungan V, Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Senin (17/6/2019), sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, kaca jendela rumah bagian depan milik korban pecah dan pihak korban sudah membuat laporan ke Polres Tebingtinggi, Selasa (18/6/2019) pagi.

Pihak SPKT, Sat Reskrim dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi, langsung merespon dan menindak lanjuti laporan itu, dengan melakukan cek dan olah TKP.

Pihak SPKT, Sat Reskrim dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi saat melakukan cek dan olah TKP, Selasa (18/6/2019). (Foto/WH)

Rudi Syahputra, pada saat di TKP kepada wartawan mengatakan, bahwa rumahnya dilempar OTK, diduga terkait adanya laporan korban ke polisi masalah judi, di salah satu warung, di dekat rumahnya.

"Kejadian pelemparan terjadi sekitar jam 23.00 WIB. Saat itu aku dan istriku berada di kamar mau tidur. Tiba - tiba terdengar suara seperti kaca pecah. Selanjutnya, aku dan istriku keluar kamar dan melihat kaca jendela bagian depan rumah telah pecah dan juga melihat batu kerikil ukuran kecil yang diduga dipakai pelaku untuk melemparnya,"kata Rudi.

Lanjut Rudi, kejadian ini sudah yang kedua kali, dimana pertama rumahnya dilempar orang di bagian atap rumah (seng) dan ini sudah yang kedua kalinya.

Pihak SPKT, Sat Reskrim dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi saat melakukan cek dan olah TKP, Selasa (18/6/2019). (Foto/WH)

"Aku menduga ini ada kaitan tentang laporanku ke polisi, terkait judi. Karena memang aku ada melapor ke polisi beberapa bulan lalu. Dan karena laporanku, pihak Polsek Padang Hulu pernah mengerebek warung tersebut. Jadi, mungkin gara - gara ini rumahku dilempar orang,"sebut korban.

Terpisah, KSPKT  Polres Tebingtinggi, Aiptu Terlaksana Sembiring, pada wartawan di lokasi, membenarkan kejadian. Apa motif dan siapa pelaku, masih dalam lidik, terang Sembiring.

Penulis: wh. Editor: gun.