HETANEWS

Hina Bupati Kendal, Pengangguran Ini Ditangkap Polisi

Polisi mengamankan pelaku penghina Bupati Kendal di media sosial.

Kendal, hetanews.com - Polisi menangkap warga yang diduga telah menghina Bupati Kendal, Mirna Annisa, di media sosial. Posting-an tak pantas pelaku diakuinya karena merasa emosi dan kesal dengan kepala daerah tersebut.

Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan, posting-an pelaku di media sosial sangat tidak etis. Namun secara pribadi, dia mengaku sudah memaafkan pelaku.

"Namun proses hukum saya serahkan ke polisi," kata Mirna saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Bupati Kendal, Jateng, Selasa (18/6/2019).

Mirna mengatakan, dirinya tentu siap menerima kritik dari pihak mana pun. Namun, lebih baik kalau protes tersebut disampaikan secara baik-baik, tidak menghina.

Pelaku, MM (32) merupakan warga Sukodadi, Kecamatan Kangkung. Dia mengaku kesal dengan partai pengusung Mirna, bukan kepada bupatinya. Motifnya, kata dia, karena hingga kini pelaku merasa sulit mencari pekerjaan.

"Saya emosi saja, karena tidak dapat pekerjaan. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu Mirna (Bupati) atas apa yang saya lakukan, saya menyesal," ujar MM.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan setelah ada laporan dari Bupati Mirna. Setelah dilacak, ternyata pelaku menggunakan akun media sosial palsu "Urip Berbarengan".

"Jadi yang bersangkutan ini menghina Bupati di grup Facebook 'Liputan Kendal Terkini Nusantara'. Pelaku juga memakai akun palsu dalam mem-posting hinaan tersebut," kata Nanung di Mapolres Kendal.

Pelaku kini diamankan di Maporles Kendal dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Polisi bakal menjerat pelaku dengan pasal 315 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 4,5 bulan atas perbuatan tersebut.

sumber: inews.id

Editor: sella.