HETANEWS

Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Penyelenggaraan Bazar, Fawer: Efek Negatifnya Sangat Banyak

Kondisi GOR Siantar tampak kumuh dan jorok usai bazar selesai digelar. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Sejauh ini ada keluhan dari sejumlah pedagang di pasar tradisional, khususnya di Pasar Horas yang omsetnya berkurang akibat terselenggaranya bazar. Wali Kota Siantar, Hefriansyah disebut tidak paham keadilan ekonomi.

Bazar yang diselenggarakan di dua tempat, yakni Jalan Adam Malik dan pelataran GOR Pematangsiantar, yang diselenggarakan belum lama ini, dianggap telah merugikan pedagang.

Hal itu disampaikan Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full  Fander Sihite, Senin (17/6/2019).

“Wali Kota tidak paham letak keadilan dalam berekonomi. Sehingga suka-suka dia saja melanggengkan bazar itu tanpa berfikir panjang bagaimana keberlangsungan masyarakat pedagang tradisional yang selama ini mencari nafkah,” katanya.

Menurutnya, efek negatif dari bazar sangat banyak. Selain merugikan tradisional yang omsetnya berkurang, adalagi persoalan ketertiban. Dimana sejak adanya bazar di dua lokasi itu parkir liar merajalela. Biaya parkir dikutip tidak sesuai tariff, ungkapnya.

“Parkir di sana itu memakan sebagian badan jalan, yang membuat rawan kecelakaan,”katanya.

Fawer menekankan kepada Pemko Siantar supaya tidak memberlakukan bazar yang merugikan para pedagang Pasar Horas maupun Pasar Dwikora.

“Jangan buat bazar yang membuat pedagang Pasar Horas maupun Pasar Dwikora gigit jari. Sebaiknya Wali Kota datang ke para pedagang, dengarkan kata mereka, apakah mereka setuju atau tidak dengan adanya bazar,” tegasnya.

Ketua DPP Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu, Nobel Marpaung, mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, karena sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan surat supaya bazar dihentikan. Namun permintaan itu tidak digubris, katanya.

“Kita sudah kirimkan dua kali surat ke Wali Kota tetapi kan sampai saat ini belum ada respon dari Pemerintah, ya kita berharap segera ditutup saja bazar itu,”katanya.

Dilanjutkannya, bahwa saat ini mereka berusaha untuk menyakinkan dan menguatkan pedagang untuk tetap berjualan di Pasar Horas.

Penyelenggaraan bazar tersebut saat ini sudah selesai digelar. Begitu juga penyelenggaraan bazar di pelataran GOR Pematangsiantar yang pada pukul 15.00 WIB, dilakukan pembongkaran stand, yang dilakukan oleh para pedagang.

Penulis: gee. Editor: gun.