HETANEWS

Dua Terdakwa Akui Mencuri Pakan Ikan PT Aquafarm

Kedua terdakwa keluar dari ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dodi Ricky Tamba (24) dan Parlindungan Sinaga (20), membenarkan telah mencuri 19 zak pakan ikan milik PT.Aquafarm Nusantara.

"Benar yang mulia, kami melangsirnya dengan speed boat,"kata kedua terdakwa kompak, di PN Simalungun, Senin (17/6/2019).        

Keduanya warga Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, diajak oleh Sandi Manurung (DPO) untuk melakukan pencurian. Perbuatan itu, dilakukan para terdakwa pada Sabtu, 23 Pebruari 2019, sekira pukul 02.30 WIB, lalu.        

Dengan mengendarai speed boat yang dikemudikan Sandi Manurung, mereka berangkat dari pantai ujung Mercusuar, Kecamatan Tigaraja Girsang Sipangan Bolon, menuju proyek pangambatan dan masuk ke areal parton PT Aquafarm Nusantara.        

Hasil curian dibawa dan disimpan ke pondok di pantai ujung Mercusuar. Mengetahui pakan sudah hilang, Paris Kanal Sirait, bersama D Sijabat, melaporkan pencurian itu ke Polsek Parapat.        

Bersama petugas, mengelilingi pinggiran pantai dan mememeriksa sejumlah pondok di pinggir pantai Mercusuar. Di sana ditemukan tumpukan pakan ikan yang ditutupi dengan terpal warna biru. Kedua terdakwa, berhasil diamankan, sedangkan pemilik speed boat Sandi Manurung, berhasil melarikan diri.       

Akibat perbuatan para terdakwa, PT Aquafarm Nusantara mengalami kerugian Rp 8.238.840.-          

Jaksa Barry Sugiharto SH, menjerat kedua terdakwa dengan pasal 263 (1) huruf e ke-4 KUH Pidana. Untuk pembacaan tuntutan, persidangan dipimpin majelis hakim, Roziyanti SH, ditunda hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.