HETANEWS

Terungkap, Terdakwa Bunuh Korban Gara-gara Tuak

Terdakwa digiring petugas meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Lambok Manatap Marpaung (24), warga Huta Demak, Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, didakwa membunuh korban Jansen Nainggolan, di PN Simalungun, Senin (17/6/2019).

Jaksa Dedi Chandra Sihombing SH, menjeratnya dengan pasal 338 atau pasal 351 (3) KUH Pidana yang menyebabkan matinya korban.     

Menurut jaksa, perbuatan itu dilakukan terdakwa, pada Minggu, 3 Maret 2019, lalu, sekira pukul 00.40 WIB, di warkop milik Imam Panjaitan, di Huta Demak I Rambe Bosar Galugur Tanah Jawa.

Terdakwa merasa tersinggung dengan ucapan korban yang mengatakan "kalian semua macam preman disini".          

Sebelumnya, korban menanyakan kepada terdakwa "dari mana tuak mu". Lalu terdakwa mengatakan "ku beli". Korban minta agar terdakwa membelikan untuk dirinya. Tapi mungkin sudah tidak ada lagi, jawab terdakwa. Lalu korban pun emosi dan mengatakan "macam preman kalian disini".        

Terdakwa juga emosi mendengar ucapan korban dan memukul bagian wajah korban dengan tangannya. Perkelahian itu dilerai oleh pemilik warung.        

Merasa tidak puas, terdakwa Lambok melompati bangku yang ada di warung dan menginjak-injak bagian leher korban. Akibatnya korban tak bergerak lagi dan meninggal. Terdakwa lalu pergi meninggalkan warung menuju ke Parluasan.        

Saksi Kelvin Situmorang dan beberapa orang lainnya berusaha menolong korban, tapi sudah tidak bergerak lagi. Korban meninggal sesuai dari hasil otopsi RSUD Djasamen Saragih yang dibuat dr Reinhard JD Hutahean.          

Dakwaan jaksa, dibenarkan terdakwa didampingi pengacara, Ruth Angelia Gusar SH dari Posbakum PN Simalungun. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, Roziyanti SH didampingi panitera, Jonni Sidabutar SH, menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.