HETANEWS

Syamsuddin Minta Batalkan Sertifikat HPL No 2 Tahun 2003/Bandar Sakti

Syamsuddin sebagai kuasa ahli waris tanah Pasar Sakti, serahkan permohonan pembatalan sertifikat ke kantor Pertanahan Tebingtinggi, Senin (17/6/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Pernyataan Wali Kota Tebingtinggi melalui surat nomor: 180/9497/Hkm/2018 tanggal 21 Desember 2018 dan nomor: 256/1150/Hkm/2019 tanggal 11 Februari 2019 ,tentang pengelolaan Pasar Sakti, menyatakan, bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi merupakan pemilik yang sah atas tanah Pasar Sakti, sebagaimana dimaksud dalam sertifikat HPL nomor 2 tahun 2003/Bandar Sakti seluas 17.435m2.

Dengan adanya surat pernyataan Wali Kota kepada kuasa ahli waris tanah Pasar Sakti, Syamsuddin, selaku kuasa yang dimuat dalam akta perjanjian nomor 4, tanggal 21 Februari 2002 yang dibuat di hadapan Notaris Maryani Nasution, mengajukan permohonan pembatalan sertifikat HPL nomor 2 tahun 2003/Bandar Sakti.

Syamsuddin selaku kuasa ahli waris menyatakan, selama ini tidak pernah mengetahui adanya sertifikat HPL nomor 2 tahun 2003/Bandar Sakti.

Sehingga saya menunggu kepatuhan Wali Kota untuk melaksanakan keputusan Pengadilan Tinggi Medan nomor 78/Pdt/2003/PT-Mdn tanggal 14 April 2003 jo putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 3331/K-PDT/2003 tanggal 4 Mei 2005, memutuskan bahwa tanah seluas 22.350m2 yang dilindungi  dengan Grand Sultan tahun 1910 persil nomor 26 adalah sah milik Alm Mali dan atau ahli warisnya, Anwar B.Munthe. Bahkan untuk memenuhi isi putusan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, Ketua Pengadilan Negeri Tebingtinggi, tangagl 12 Desember 2007 menetapkan dan mengabulkan permohonan eksekusi Anwar B Munthe selaku pemohon lawan Masri Budiman cs dan Wali Kota Tebingtinggi, ungkap Syamsudin menjelaskan, Senin (17/6/2019).

Berdasarkan Pasal 106 dan 107 Permen Agraria/Kepala BPN Nomor 9 Tahun 1999 tentang tata cara pemberian dan pembatalan hak atas tanah negara dan hak pengelolaan, dinyatakan pembatalan hak atas tanah karena cacat administrative, tegas Syamsuddin.

Penulis: wh. Editor: gun.