HETANEWS

Inovasi Baru Tim Horas USU Menuju KMHE 2019

Foto Kepengurusan Tim Horas Periode 2019/2020

Oleh: Rays Publisher

Tim Horas USU merupakan organisasi perakit mobil hemat energi yang menggunakan jumlah bahan bakar seefesien mungkin untuk menempuh jarak terjauh.

Tim Horas USU sudah berdiri sejak tahun 2011 hingga saat ini. Dalam jangka waktu 8 tahun, sudah banyak prestasi yang diraih oleh Tim Horas USU, baik prestasi dalam tingkat nasional maupun prestasi di tingkat internasional.

Untuk dapat meraih prestasi dalam suatu perlombaan, tentunya harus memiliki persiapan yang baik dan matang. Begitu juga dalam organisasi Team Horas USU, persiapan yang dilakukan untuk membuat sebuah mobil hemat energi haruslah teliti dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Persiapan yang dilakukan meliputi rancangan mobil yang akan dibuat, bahan-bahan yang akan digunakan, serta mental yang kuat.

Mobil yang pernah dibuat oleh Tim Horas, yakni Horas G4 dengan
konsep urban

Persiapan yang telah dilakukan oleh Tim Horas USU untuk menuju KMHE (Kontes Mobil Hemat Energi) 2019 yaitu merancang mobil seperti apa yang akan dibuat, bahan bakar apa yang akan digunakan, dan melakukan riset mengenai alat-alat terbaru yang dapat membedakan dengan mobil yang sudah pernah dibuat. Selain itu, persiapan ruang kerja yang lebih tersusun untuk bisa membuat rasa nyaman.  

Beberapa mobil yang pernah dibuat oleh Tim Horas, yakni Horas G4 dengan konsep urban (kiri), dan Horas G7 dengan konsep prototype (kanan).

Untuk KMHE tahun ini, Tim Horas USU berencana akan menggunakan program ECU (Engine Control Unit) atau pengendali mesin buatan sendiri.

"Kalo dulu kan masih pakai yang bawaan pabrik, untuk tahun ini kami akan buat sendiri, rekayasa hasil sendiri, programnya kita yang buat, yang kita beli cuman alatnya” jelas Ebenezer mahasiswa Teknik Mesin USU yang menjabat sebagai manager Tim Horas.

Horas G7 dengan konsep prototype.

Selain itu proyek ke depan untuk persiapan KMHE selain melakukan riset untuk program ECU, Tim Horas sedang melakukan perbaikan tempat kerja dan sedang dalam riset untuk membuat sistem vakum.

“Lagi riset buat sistem vakum, dulunya masih  manual, pake kuas jadi hasilnya ada bodi yang kurang kuat. Jadi kalau sistem vakum  memang dicetak tapi pakai bantuan udara. Hasilnya lebih rata dan lebih kuat,” tambah Ebenezer ketika ditanya mengenai perubahan apa yang akan dilakukan tahun ini.

Membuat sistem vakum sendiri, Tim Horas ingin menunjukkan bahwa mereka ingin mandiri dan berbeda dari tim-tim lainnya yang masih ada bantuan pabrik.

Editor: gun.