HETANEWS

Innalillahi Waina Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Yusril Ihza Mahendra Jelang Gugatan Pilpres

Yusril Ihza Mahendra. (ist)

Jakarta, hetanews.com - Innalillahi Waina Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Yusril Ihza Mahendra Jelang Sidang Sengketa Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril Ihza Mahendra mengabarkan duka cita sehari sebelum Sidang Sengketa Hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (13/6/2019).

Kabar duka itu disampaikan Yusril Ihza Mahendra yang merupakan Kuasa Hukum Capres Nomor 02, Jokowi-Ma'ruf Amin, melalui akun twitter miliknya, @Yusrilihza_Mhd.

"Telah berpulang ke Rahmatullah Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha (74 tahun) tadi malam 12/6/2019 di RSPAD Jakarta," tulis Yusril Ihza Mahendra.

Ia pun berdoa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT.

"Semoga Allah SWT menerima segala amal kebajikannya dan mengampuni segala kekhilafannya. Saya dan keluarga berduka cita atas wafatnya beliau," tulis Yusril Ihza Mahenda lagi.

Dalam cuitannya, Yusril Ihza Mahendra juga mengenang almarhum sebagai tentara yang dekat dengan kalangan umat Islam.

"Semasa hidupnya Alm Brigjen TNI (Purn) Adityawarman dikenal sebagai tentara yang dekat dengan kalangan Islam," tulis Yusril Ihza Mahendra.

Ia berharap, almarhum menjadi tauladan bagi generasi mendatang.

"Kini Almarhum telah pergi meninggalkan kita semua. Semoga perjuangannya menjadi teladan bagi generasi masa sekarang dan akan datang.." tulisnya lagi.

Yusril Ihza Mahendra menjelaskan, almarhum adalah putra ulama asal Minangkabau.

"Almarhum Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha adalah putra ulama dari Minangkabau Alm Nasruddin Thaha," tulis Yusril Ihza Mahendra.

"Sejak muda almarhum aktif di Pelajar Islam Indonesia dan KAPPI. Kemudian masuk AKABRI dan berkarir di TNI-AD dan pernah menjabat sebagai Kapuspen ABRI," tulisnya lagi.

Cuitan Yusril Ihza Mahendra ini dibalas dengan ucapan doa dari netizen untuk almarhum.

Berikut beberapa di antaranya:

@titosuyitoyaho1: Innalillahi wa Innalillahi rojiun, semoga almarhum khusnul khotimah aamin

@syaiful58433573: Innalilahiwainnailayhirojiun, smg Husnul Khotimah dan ditempatkan di SyurgaNya Allah. Aamiin ya Robbalalamiin

@Solihyusuf1: Innalilahi wainnaillaihi rojiuun Allohumagfirlahu warhamhu waafihi wa'fu anhu
Smoga Khusnul khotimah aamiin

Ketua tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan, isi permohonan sengketa atau gugatan yang dibacakan pengacara Prabowo-Sandiaga dalam persidangan mudah dipatahkan.

Sebab argumen yang diberikan hanya sebatas asumsi saja.

"Semuanya dapat dipatahkan karena semuanya itu hanya asumsi-asumi. Tidak merupakan bukti-bukti yang dibawa ke persidangan ini," ujar Yusril usai persidangan diskors di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (14/6/2019).

Contohnya ketika pengacara Prabowo-Sandiaga menyebut ada indikasi pelanggaran dari kebijakan kenaikan gaji PNS.

Menurut Yusril, harus dibuktikan bahwa kebijakan tersebut berdampak pada peningkatan jumlah perolehan suara untuk Jokowi-Ma'ruf dari kalangan PNS.

Selain itu, pengacara 02 juga harus jelas menyebut lokasi pelanggaran tersebut.

Contoh lainnya ketika mereka menyebut capres nomor urut 01 Joko Widodo melanggar UU Pemilu dengan menyuruh pemilihnya pakai baju putih ke TPS.

"Misal Pak Jokowi mengatakan 'ayo datang pakai baju putih' lalu dikatakan ini adalah suatu kecurangan. Apa hubungannya? Orang pakai baju putih atau hitam itu terus pas di kotak suara (pilih siapa) bagaimana cara membuktikannya?" ujar Yusril.

"Jadi semua masih merupakan asumsi-asumsi dan belum merupakan bukti yang harus dihadirkan di persidangan ini," tambah dia.

Yusril mengatakan tuduhan pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif harus dibuktikan secara konkret.

Artinya, pengacara 02 harus menunjukan di mana kecurangan terjadi, siapa pelakunya, dan berapa banyak potensi suaranya.

Tanpa itu semua, tuduhannya tidak kuat dan tidak memiliki nilai pembuktian.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.