HETANEWS

Istri yang Benturkan Kepala Suami Hingga Tewas di Manggarai Masih Menangis

Kapolres manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK. (Sris Ninu)

Manggarai, hetanews.com - Ernes (49), istri yang diduga berkelahi dan membenturkan kepala sang suami bernama Mus (59) di Kelurahan Wae Mbelang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai masih menangis setelah dibawa aparat Polres Manggarai.

Ernes belum menjelaskan kenapa ia dan Mus bertengkar sampai sang suami tewas. Ernes yang diamankan belum mengeluarkan sepatah kata pun guna menjelaskan penyebab ia dan Mus bertengkar.

"Sampai sekarang keterangan dari Ernes belum diambil karena ia masih menangis. Ia seperti tak percaya kalau akibat cekcok tersebut sang suami sampai meninggal," kata anggota Polres Manggarai yang dihubungi di Ruteng, Minggu (16/6/2019) siang.

Ia menjelaskan, Tim Polres Manggarai usai kejadian langsung terjun ke TKP dan melakukan olah TKP.

"Sampai sekarang masih belum ada keterangan dari pelaku soal kejadian tersebut. Tetapi benar ada keributan lalu kepala sang suami dibenturkan di tembok lalu meninggal dunia. Korban sempat dibawa ke RS Cancar tapi nyawa tidak bisa diselamatkan," papar Kapolres Manggarai melalui seorang anggota Polres Manggarai.

Sebelumnya diberitakan, gara-gara cekcok dalam rumah, seorang suami tewas ditangan sang istri di Kelurahan Waem Belang, Kecamatan Ruteng, Manggarai, Sabtu (15/6/2019) sore.

Kasus yang terjadi Manggarai ini sudah ditangani aparat Polres Manggarai. Istri yang membunuh suami sudah diamankan di Polres Manggarai.

Data yang dihimpun di Ruteng, Minggu (16/6/2019) pagi menjelaskan, pada Sabtu tanggal 15-6-2019 sore pukul 18.30 wita di Kelurahan Waem Belang telah terjadi percekcokan dalam rumah tangga antara seorang suami yang bernama Mus (59), pensiunan pegawai kesehatan dengan istrinya Ernes (49).

Akibat percekcokan itu mengakibatkan meninggalnya Mus sang suami meninggal dunia.

Kejadiannya sampai Mus tewas bermula ada pertengkaran mulut sehingga Ernes membenturkan kepala Mus ke tembok.

Selanjutnya, korban sempat dibawa ke RS Susteran Cancar dan dinyatakan meninggal oleh dokter RS Cancart pukul 19.15 wita.

Jenazah korban sudah dibawa ke rumah Duka di Waem Belang, Kecamatan Ruteng.

Sementara pelaku yang adalah istri korban sudah dibawa pihak kepolisian ke Polres manggarai.

Sampe saat ini aparat kepolisian, Camat Ruteng dan Babinsa Cancar, Serda Gede Sudiasa sudah memasang police line.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.