HETANEWS

Polres Tebingtinggi Ungkap 4 Kasus, 1 Diantaranya Pencabulan

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi Sik, di dampingi Wakapolres, Kompol R Manurung SE, Kasat Reskrim, AKP Rahmadani SH MH, Kanit PPA, Kabag Ops, Kompol Ainus dan Kasubbag Humas,Iptu J Nainggolan saat memaparkan kasus yang diungkap pihaknya, Kamis (13/6/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com – Polres Tebingtinggi  menggelar press release ungkap 4 kasus, di depan Mapolres Tebingtinggi, Kamis (13/6/2019) pagi, pukul 10.00 WIB.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi.Sik, tampak didampingi Wakapolres, Kompol R Manurung SE, Kasat Reskrim, AKP Rahmadani SH MH, Kabag Ops, Kompol Ainus, Kanit PPA, Iptu Doraria Simanjuntak, dan Kasubbag Humas, Iptu J Nainggolan,  menyampaikan ke empat kasus yang berhasil diungkap pihaknya.

Adapun ke empat kasus itu, yaitu kasus pencurian yang dilakukan 2 pelaku, berinisial SD (39), warga jalan Cemara Lk III, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, dan ZA yang sudah dilimpahkan ke JPU. Sedangkan korbannya, Nurmada Hariani Harahap (46), warga jalan Mandailing Lk V, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi.

Kejadiannya di jalan Iskandar Muda No.79 Lk I, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi. Dan akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta. Terhadap kedua pelaku dikenalan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHPidana, dengan ancaman 7 Tahun .

Kasus yang sama, dengan pelaku berinisial AS (25), warga jalan Thamrin Gg.Turi No.5, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebingtinggi Kota, dan korban atas nama, Lasdi Purnama (30), PNS, warga yang sama dengan pelaku. Terungkap, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat tembok belakang rumah korban dan kemudian mencongkel pintu dapur dengan mempergunakan linggis.

Sejumlah barang bukti yang diamankan Polres Tebingtinggi. (Foto/WH)

Setelah masuk ke dalam kamar korban, pelaku mengambil satu buah tas warna hitam yang terletak di atas tempat tidur yang berisikan uang sebesar Rp.70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp70 juta dan barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu uang tunai sebesar Rp.43.700.000, satu buah tas warna coklat merk supreme, 1 buah dompet warna abu-abu les merah bermerek Novi's, 1 buah tas sandang warna hitam merk Bodipack dan satu biah linggis berwarna orange. Atas perbuatnya, pelaku dipersangkakan Pasal 363 ayat (1) 5e KUHPidana, dengan acaman hukuman 7 tahun.

Kasus yang diungkap lainnya, yaitu persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang dilakukan  pelaku, berinisial AS (19), warga jalan Datuk Jakarta, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi dan korban sebut saja namanya Melati, warga Kota Tebingtinggi.

Adapun kejadian tersebut pada hari Rabu (6/6/2018), sekira pukul 23.00 WIB,  di luar rumah pelaku, tepatnya di samping rumah teman pelaku yang beralamat yang sama dengan pelaku. Akibat perbuatan tersebut, pelaku dilaporkan keluarga korban atas nama Rini Syahfitri, warga jalan Ahmad Bilal Lk.IV, Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, dengan nomor laporan polisi .LP/330/VIII/2018/SU/Res.T.Tinggi/SPKT TT. Dan pelaku berhasil diamankan pada Selasa (11/6/2019), pukul. 13.00 WIB, lalu, di rumah pelaku. Barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu 1 potong baju kaos dengan lengan 7/8 berwarna hitam. Akibat kejadian tersebut, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 81 ayat (2) Subs Pasal 82 ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu RI No.01  tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman  pidana penjara 15 tahun atau denda paling banyak 15 milyar rupiah.

Kasus yang ke empat, yaitu kasus perjudian atas nama pelaku berinisial SO (37), warga Dusun II Masangau, Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai. Pelaku berhasil diamankan pada hari Rabu (12/6/2019), sekira pukul 20.30 WIB, lalu, disalah satu warung kopi milik pelaku dan menyita barang bukti uang kertas sebesar Rp100 ribu, 3 blok notes warna merah merk status dengan tulisan angka-angka tebakan judi, 3 lembar kertas karbon dan satu lembar kertas. Tersangka dipersangkakan dengan pasal 303 ayat (1) ke 1e KUHPidana, papar Kapolres dalam press release.

Penulis: wh. Editor: gun.