HETANEWS

Benget Silitonga: Pilkada 2020 itu adalah bagi daerah yang Pilkada 2015, sementara ini yaitu pedoman kita

Benget Silitonga Komisioner KPU Sumut.

Siantar, hetanews.com - Kepastian terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Siantar kapan akan dilaksanakan kini semakin gencar dibicarakan, dan hal ini membuat pertanyaan besar bagi berbagai pihak kapan sebenarnya Pilkada Siantar akan dilangsukan, apakah Tahun 2024 atau di Tahun 2020.

Terkait hal tersebut hetanews mencoba mewawancarai salah seorang komisioner KPU Sumut Benget Silitonga, Kamis (13/06/2019), benget menyebutkan jika daerah yang masuk Pilkada 2015 akan melaksanakan Pilkada di Tahun 2020.

"Pilkada 2020 itu adalah bagi daerah yang Pilkada 2015, sementara ini yaitu pedoman kita,"katanya.

Ditanya bagaimana dengan Kota Siantar yang pada saat itu Pilkadanya tertunda, Benget menyebutkan jika Siantar masih tetap dalam Pilkada 2015

"Ditundakan dia (Siantar) tetap Pilkada 2015, makanya kita tetap golongkan dia Pilkada 2015, Pilkada 2016kan engga ada kan, kalau dia itu susulan iya, tetapi secara legal dia itu dihitung dalam bagian Pilkada 2015,"jelasnya.

Terkait massa jabatan Walikota yang menyisakan massa jabatan sekitar 2 Tahun lagi, Benget menyebutkan hal tersebut bukan menjadi urusan dari KPU melainkan urusan dari pemerintah.

"Yah itu urusan pemerintah itu, karena dibahas undang-undang itu adalah daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2015 maka menyelenggarakan Pilkada di 2020, kalau masalah itu pemerintah nanti yang ngurus,"paparnya

Masih kata Benget saat ini KPU hanya melakukan persiapan Pilkada 2020 pun begitu kata Benget lagi jika nantinya ada kebijakan lain mengenai Siantar hal itu akan jadi pertimbangan mereka. 

"Kecuali nanti ada kebijakan lain dari pengambil undang-undang atau dari pemerintah, kalau kitakan namanya persiapan, tetap kita masukkan dia kepersiapan 2020,"tambahnya.

Ditanya apakah sejauh ini tidak ada kebijakan lain terkait Kota Siantar, Benget menyebutkan sejauh ini belum ada kebijakan lain terkait Kota Siantar.

"Belum ada yang mengatakan itu berbeda dari Priode Pilkada 2015,"tutupnya.  

Penulis: tom. Editor: tom.