HETANEWS

Sebelum Tabrakan, Sopir Truk Akui Pakai Sabu

Terdakwa Zulham Sihombing tampak berdiri usai mengikuti sidang. (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Meski sudah diberikan waktu oleh majelis hakim  PN Tebingtinggi, Albon Damanik SH dkk, agar jaksa penuntut umum (JPU), Juni Telaubanua SH dan Okta SH, menghadirkan saksi korban kecelakaan, tapi hingga hari ini, Rabu (12/6/ 2019), korban tidak bisa hadir.

Pengakuan JPU, bahwa korban sedang berobat kampung dan ada keterangan kepala desa yang mengetahuinya.

Diakui oleh terdakwa Zulham Sihombing (37), bahwa korban meninggal dunia 3 orang atas kejadian itu. Dan diakui terdakwa, dirinya benar menggunakan narkoba jenis sabu, sebelum membawa truk.

Itupun sepekan lalu, aku terdakwa. Saya dan sopir kedua mengantuk hingga terjadi laka lantas pagi hari, ujarnya.

Saat  itu,  terdakwa membawa sebuah mobil Colt Diesel Nopol D 8828 WD dan kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol BM 4881 SS, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Jumat(8/3), sekitar pukul 05.30 WIB, lalu.

Saat terjadi Laka Lantas. (Foto/WH)

Kecelakaan  itu, mengakibatkan 3 orang penumpang sepeda motor, yaitu atas nama, Siti Latifah (7) dan adiknya, bernama Lutfi (3) meninggal dunia di lokasi kejadian dan korban tewas Zulpikar (27), esok harinya .

Ceritanya, pagi itu, truk Colt Diesel Nopol D 8828 WD yang di kemudiakan Zulham Sihombing (37), warga Jalan Banten, Lingkungan VII, Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebingtinggi, datang dari arah Siantar menuju Kota Tebingtinggi dengan kecepatan tinggi.

Dan diduga, sang sopir mengantuk. Setibanya di lokasi, truk  yang dikemudikan Zulham Sihombing mengalami hilang kendali, sehingga masuk kejalur badan jalan sebelah kanan, dengan arah yang berlawanan. Lalu tiba-tiba dari Tebingtinggi menuju Siantar, datang sebuah sepeda motor Jupiter MX Nopol BM 4881 SS yang dikendarai oleh Zulpikar (27), warga Jalan Pulau Samosir, Lingkungan I, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, yang berboncengan bersama istrinya, bernama Alif (23) dan kedua anaknya, bernama Siti Latifah (7) dan Lutfi (3).

Penulis: wh. Editor: gun.