HETANEWS

Hadapi Gugatan Prabowo-Sandi, Total Alat Bukti KPU Lebih dari Dua Truk

KPU Datangkan Berkas Pilpres Tiap Provinsi ke MK

Jakarta, hetanews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menyerahkan jawaban terkait gugatan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) sore hari ini. KPU telah menyiapkan banyak alat bukti untuk menghadapi gugatan dari paslon 02 Prabowo-Sandi.

"Alat bukti banyak, lebih dari dua kontainer," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU RI, Rabu (12/6/2019).

Ilham menyatakan KPU siap membuktikan semua dokumen dan kronologi hasil rekapitulasi. "Semua kita siapkan, kita ingin membuktikan bahwa rekapitulasi kita ini loh. Silakan hakim menilai, melihat bukti-bukti kita," ujarnya

Menurut Ilham, alat bukti yang dibawa telah diorganisir dan sebagian telah dibawa ke MK.

"Banyak lah berkasnya, tapi kalo kita menganalogikan dengan kontainer saya gak tau ya berapa kontainer. Tetapi kemarin, Jawa timur aja 2 truk untuk bukti aja. Jadi sekarang yang pasti sedang mengorganisir," ucapnya

Salah satu berkas yang dibawa adalah tudingan ada 17,5 juta DPT palsu. "Misalkan tadi beberapa hal yg terkait dengan data pemilih, soal situng, soal logistik. Itu kita siapkan bahan-bahan nya. Soal 17,5 juta juga," tandasnya.

Sementara Komisioner KPU Hasyim Asy'ari melalui keterangan tertulis menjelaskan Masing-masing 34 KPU Provinsi akan menyerahkan 8 boks atau kontainer alat bukti.

"Jadi akan diserahkan dokumen alat bukti sebanyak 272 kontainer," kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari.

Dia menjelaskan, Masing-masing boks berukuran panjang 60cm x lebar 40cm x tinggi 40cm = 96.000cm3. "Total 272 kontainer x 96.000cm3 = 26.112.000 cm3, setara dengan 26.112 m3."

Menurut Hasyim, banyaknya alat bukti menunjukkan KPU serius mempersiapkan jawaban ke MK. "Ini menunjukkan keseriusan KPU dalam mempersiapkan dan menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK," katanya

Sebelumnya, KPU RI telah mengumpulkan KPU daerah sejak Minggu (9/6/2019) untuk membahas persiapan menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Rapat bersama KPUD itu bertujuan menyiapkan dokumen jawaban atas gugatan paslon nomor urut 02.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.