HETANEWS

Tak Terima Ahmad Dhani divonis 1 Tahun Penjara, Fadli Zon: Luar Biasa, Ketidakadilan Dipertontonkan!

Surabaya, hetanews.com-Musisi sekaligus politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani dijatuhi hukuman satu tahun penjara atas kasus ujaran kebencian. Vonis itu dibacakan Majelis Hakim, R Anton Widyopriono dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6/2019).

Mantan suami Maia Estianty ini dinyatakan bersalah usai melakukan pencemaran nama baik lewat vlog 'idiot'.

"Mengadili, menyatakan Dhani Ahmad Prasetyo terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana secara sengaja," kata Anton, Selasa (11/6/2019).

"Menjatuhkan pidana terhadap Dhani Ahmad Prasetyo dengan pidana penjara selama satu tahun," tambah Anton. Ahmad Dhani diketahui melanggar pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 Undang Undang RI no 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Setting vlog 'idiot' dilakukan Ahmad Dhani pada November 2018 di lobi hotel Majapahit Surabaya.

Kasus ini berawal dari pentolan grup band Dewa 19 ditahan saat akan menghadiri deklarasi ganti presiden di lapangan Tugu Pahlawan Surabaya. Ia dihadang oleh sekelompok massa agar tidak hadir di acara deklarasi ganti presiden.

Suami Mulan Jameela ini membuat vlog untuk minta maaf kepada panitia penyelenggara dan mengabarkan kepada publik jika ia tak keluar dari hotel lantaran dihadang massa. Dalam vlog itu, ia kemudian menyebut massa yang menghadangnya dengan sebutan idiot.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai vonis Ahmad Dhani berpotensi menjadi preseden buruk bagi demokrasi Indonesia. Ia juga menilaii vonis untuk Ahmad Dhani aneh.

"Masa orang memberikan kata idiot di vlog lalu dikenakan satu tahun. Ini aneh dan bisa jadi preseden buruk bagi demokrasi kita," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6).

Menurut Fadli Zon, putusan majelis hakim atas Ahmad Dhani tidak sesuai dengan asas keadilan. Ia menilai hukuman satu tahun penjara terlalu berlebihan hanya karena menyebut kata idiot dalam vlognya. Hukuman tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan berbicara dan berpendapat.

"Ini adalah bagian kematian demokrasi, kebebasan berbicara dan berpendapat. Kalau hanya karena kata idiot lalu Ahmad Dhani dikenakan satu tahun penjara, itu luar biasa ketidakadilan yang dipertontonkan," kata Fadli.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.