HETANEWS

Karena Sabu, Pak Lokot Mendekam Dibui

Terdakwa saat beranjak dari kursi persidangan PN Siantar. (foto/ms)

Siantar, hetanews.com - Zulkarnain Batubara alias Pak Lokot (45), divonis 1 tahun 6 bulan, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Vonis tersebut, dibacakan Majelis Hakim yang dipimpin   Fitra Dewi Nasution SH, dan didampingi dua anggota, Fyhtta Imelda Sipayung SH dan Muhammad Nuzuli SH, di PN Siantar, pada Selasa (11/6/2019).

Sidang sebelumnya, terdakwa dituntut jaksa, Henny A. Simandalahi SH,  2 tahun penjara.

Terdakwa yang merupakan warga jalan Marihat Baris Huta I PPM Marihat, Kelurahan Marihat Baris, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 127 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Atas tuntutan tersebut, terdakwa ajukan pledoi dengan bantuan pengacaranya, Erwin Purba SH.

Zulkarnain Batubara yang berprofesi sebagai Pegawai BUMN, ditangkap oleh anggota Sat Narkoba Polres Siantar, di jalan Flores II, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, tepatnya di pinggir jalan , pada Kamis, 6 Desember 2018, lalu.

Polisi berhasil mengamankan sabu dari kantong celana depan sebelah kanan terdakwa. Barang bukti yang berhasil disita, yaitu, 1 paket sabu, 1 buah pipa bekas bakar sabu dan 1 buah kompeng karet.

Atas vonis tersebut, terdakwa menyatakan pikir - pikir terhadap Majelis Hakim. Palu diketok, persidangan dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ms. Editor: gun.