HETANEWS

Penjual dan Pembeli Narkotika Dituntut Sama 8 Tahun Bui

Dua terdakwa meninggalkan ruang sidang, usai dituntut 8 tahun dan denda. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Heince Doblin Siagian (41) dan Rocky Rivaldi Siregar alias Rocky (24), masing-masing dituntut 8 tahun denda Rp 1 Milyar subsider 3 bulan penjara. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa, Juna Karo Karo SH, di PN Simalungun, Selasa (11/6/2019).       

Keduanya disidangkan dalam berkas terpisah. Heince, warga jalan Nangka Raya 06, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, ditangkap usai membeli sabu dari terdakwa Rocky, warga jalan Melanthon Siregar Siantar. Terdakwa Heince ditangkap, pada Sabtu, 10 Nopember 2018 lalu, di jalan Asahan Km.4 saat menunggu Barus (DPO).        

Sepaket sabu dalam bungkus rokok, sempat dijatuhkan terdakwa saat didatangi petugas Andi Nainggolan dkk dari Satres Narkoba Polres Simalungun. Sepaket sabu seharga Rp.150 ribu diakui dibeli dari Rocky.         

Terdakwa Rocky berhasil ditangkap di kota Pematangsiantar, dengan barang bukti uang hasil penjualan sabu Rp.1 juta dan ponsel sebagai alat komunikasi dalam transaksi narkotika. Sabu dibeli dari Fredi Tambunan alias Rembo (DPO) dengan sistem Laku Bayar (LB).

Jaksa penuntut umum mempersalahkan terdakwa dengan pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Menanggapi tuntutan jaksa tersebut, keduanya secara lisan memohon kepada hakim, agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal.           

Roziyanti SH, selaku ketua majelis hakim dibantu panitra Afrizal SH MH, menunda persidangan hingga Senin mendatang untuk pembacaan vonis.

Penulis: ay. Editor: gun.