HETANEWS

WN Australia Diadili di Bali karena Impor Ganja Cair

Warga Negara (WN) Australia Kim Anne Allogia (51) didakwa mengimpor narkotika jenis ganja cair dari Amerika Serikat. (foto/Aditya Mardiastuti)

Bali, hetanews.com - Warga Negara (WN) Australia Kim Anne Allogia (51) didakwa mengimpor narkotika jenis ganja cair dari Amerika Serikat. Narkotika itu diselundupkan satu kardus dengan serbuk pewarna pakaian hingga rokok elektrik. 

"Bahwa terdakwa Kim Anne Allogia tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I," kata jaksa I Gusti Lanang Suyadnyana di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Selasa (11/6/2019). 

Peristiwa penyelundupan terjadi Sabtu (2/3). Sebelumnya Allogia yang bekerja sebagai desainer itu memesan pewarna pakaian kepada temannya yang bernama Kim E Artist yang tinggal di Amerika Serikat. 

Pada Sabtu (2/3) saksi Gede menyerahkan paket tersebut ke terdakwa. Saat itulah polisi datang untuk menangkap terdakwa. 

Paket itu akhirnya tiba pada Senin (4/2) di Kantor Pos Besar Renon, Denpasar. Terdakwa pada Kamis (7/3) terdakwa mengirim pesan ke saksi I Komang Gede Happy Darmawan untuk mengambil paket. 

"Saat itu datang petugas kepolisian dari Polresta Denpasar menanyakan kepada saksi tentang siapa pemilik paket tersebut. Saksi menjelaskan paket tersebut adalah milik dari terdakwa yang beralamat di Kamar No 4 Taman Magendra Home Stay Jl Cemplung Tanduk No 9 B Banjar Seminyak, Kuta, Badung, selanjutnya I Komang Gede Happy Darmawan menyerahkan paket tersebut," jelas Lanang. 

"Ketika dilakukan penggeledahan terhadap barang berupa sebuah paket tersebut ditemukan barang-barang berupa 3 tabung plastik besar berisi serbuk pewarna pakaian, 22 tabung plastik kecil berisi serbuk pewarna pakaian, 1 tabung plastik bertuliskan Tootsie Roll di dalamnya berisi 15 permen Tootsie Roll, 1 charger rokok elektrik warna hitam, 1 buah penghisap rokok elektrik, 1 tabung kaca berisi cairan warna kuning diduga narkotika," paparnya.

Tak berhenti di situ polisi lalu menggeledah kamar terdakwa dan menemukan 1 plastik bertuliskan Jamaican Coffee Choice, 1 kotak bertuliskan Nicorette inhalator yang didalamnya berisi 7 filter rokok, 3 bungkus kertas pelinting rokok, 8 batang dupa, 3 filter rokok, 1 HP merek Oppo beserta kartu, dan 1 Iphone warna putih berserta kartu. Kepada petugas, Allogia membantah memesan tabung kaca berisi cairan diduga narkotika namun bertanggung jawab terhadap seluruh isi paket. 

"Bahwa setelah dilakukan penimbangan terhadap 1 tabung kaca berisi cairan warna kuning dengan berat kotor 16,41 gram berat bersih 0,57 gram," ujar Lanang.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium dipastikan cairan warna kuning tersebut mengandung sediaan narkotika golongan I nomor 8 lampiran UU RI no 35/2009 tentang narkotika.

"Bahwa perbuatan terdawka tidak memiliki izin dari pejabat berwenang sehubungan dengan telah mengimpor narkotika golongan I berupa cariran warna kuning mengandung ganja tersebut," tutur Lanang. 

sumber: detik.com

Editor: sella.