HETANEWS

KPU Siantar Rampungkan Penyusunan Anggaran Pilkada Serentak 2020

Ketua KPU Siantar, Daniel M.D Sibarani (kiri kaos hitam) bersama Kapolres Siantar, AKBP. Heribertus Ompusunggu, diwawancarai awak media saat persiapan pemberangkatan hasil rekapitulasi perolehan suara, Selasa, 7 Mei 2019, lalu. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siantar telah merampungkan penyusunan anggaran Pilkada Serentak Kota Siantar Tahun 2020.

Penyusunan anggaran tersebut sesuai dengan surat KPU RI ke KPU Siantar dalam hal penyelenggaran Pilkada Serentak Tahun 2020.

Surat KPU RI tertanggal 13 Maret 2019 itu, sebelumnya menyampaikan agar KPU Siantar berkordinasi dengan Pemko Siantar dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Pemilu.

"Kalau kami berdasarkan instruksi KPU RI. Dari KPU RI, masih itu surat yang terakhir (Surat KPU RI) kami terima. Dan penyusunan anggaran Pilkada itu sudah kami susun," kata Ketua KPU Siantar, Daniel MD Sibarani, Senin (10/6/2019).

Daniel mengatakan, sampai saat ini kordinasi untuk perencanaan penganggaran Pilkada Siantar tahun 2020 dengan Pemko, belum pernah terjadi. Malah Pemko Siantar justru merespon surat KPU Siantar itu dengan berkordinasi langsung dengan Mendagri.

Alhasil, Pemko Siantar pun menerima surat balasan dari Mendagri yang berisikan, bahwasanya Pilkada Serentak di Kota Siantar diselenggarakan Tahun 2024.

"Kita gak bisa respon (Surat Mendagri). Kita hanya mengikuti instruksi KPU RI. Yang pasti adanya (nanti) itu kordinasi KPU RI dan Mendagri. Kalau kita yang pasti masih mengikutkan instruksi dari KPU RI," imbuhnya.

Dijelaskan Ketua KPU Siantar, perintah terakhir dari KPU RI kepada KPU Siantar adalah penyusunan anggaran Pilkada Kota Siantar Tahun 2020. Penyusunan anggaran tersebut sudah rampung dikerjakan. Namun belum ditetapkan.

Hasil penyusunan anggran untuk Pilkada Serentak itu juga sudah disampaikan ke Pemko Siantar dan DPRD Siantar. Hanya saja belum ada respon dari dua lembaga tersebut.

"Sudah disusun Anggaranya. Berita acaranya juga sudah disampaikan. Penyusunan anggaran itu sudah, tapi itu belum ditetapkan ya," ungkapnya.

Lebih lanjut Daniel Sibarani mengatakan, bila sudah terjalin kordinasi antara KPU Siantar dengan Pemko Siantar untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak tersebut, maka pihaknya selanjutnya akan berkordinasi dengan KPU RI.

"Ada dulu kordinasi dengan pemerintah kota baru kita sampaikan ke KPU RI perkembangannya. Kita masih disuruh menyusun anggaranya dan berkordinasi dengan pemerintah kota," katanya.

Dalam penyusunan anggaran tersebut, KPU Siantar menetapkan anggaran Rp.21 Milyar untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak Kota Pematangsiantar pada Tahun 2020.

Masih kata Daniel, untuk penyelenggaran Pilkada Serentak di Kota Siantar, dipastikan akan ada kordinasi antara Mendagri dengan KPU RI, untuk memastikan jadwal penyelenggaraan Pilkada Kota Siantar.

"Yang bisa kordinasi dengan Mendagri ya KPU RI. Kalau ada kordinasi mereka yang terakhir dan mengeluarkan surat, itu lah yang kita tindaklanjuti. Kalau yang kita terima (Surat KPU RI) masih terkait penyusunan anggaran dan itu sudah kita lakukan," jelasnya.

Berdasarkan surat KPU RI sebelumnya, Kota Pematangsiantar adalah salah satu dari 23 daerah di Provinsi Sumatera Utara yang ikut Pilkada serentak Tahun 2020. Secara keseluruhan, tercatat 270 daerah di Indonesia yang mengikuti Pilkada Serentak.

Di wilayah Sumut, daerah yang mengikuti Pilkada Serentak Tahun 2020 ,diantaranya, Kabupaten Simalungun, Samosir, Toba Samosir, Labuhan Batu, Karo, Asahan, Serdang Bedagai, Medan, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tanjung Balai dan Kota Binjai.

Penulis: gee. Editor: gun.