HETANEWS

Jalaludin Diamankan di Polsek Siantar Utara, Ini Cerita Pelaku saat Membakar Rumah Sendiri

Jalaludin (30) (baju putih) saat diamankan petugas dan diboyong ke Polsek Siantar Utara, Selasa (4/6/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Jalaludin (30), warga Jalan Nagur, Gang Manunggal, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, terpaksa diamankan, di Polsek Siantar Utara, Selasa (4/6/2019).

Pria yang sudah memiliki dua orang anak ini, diringkus Polisi akibat ulahnya yang  membakar rumahnya sendiri yang telah 15 tahun mereka tempati bersama ibu dan ayahnya.

Di Kantor Polsek Siantar Utara, dia mengaku kesal akibat dimarahi oleh ibunya, Lasiyah (57).

"Awalnya aku minta uang Rp 10 ribu sama mamak (Lasiyah) gak dikasi. Kujual lah ayam yang sudah dibumbui untuk lebaran besok, gak semua ku jual. Paling ada setengah kilo," ujarnya saat ditanyai petugas piket, di Polsek.

Pasca mengetahui ulah anaknya, Lasiyah marah besar kepada Jalaludin yang menjual daging ayam tersebut.

"Dimaki-maki mamak aku, sementara kalau adik jual gas elpigi gak pala sampai memaki-maki. Ku bakar horden jendela kamarku pertama, api membesar," ujarnya singkat.

Baca juga: Emosi Dimarahi Mamaknya, Jalaludin Nekat Bakar Rumah Sendiri

Sementara Ibas (67), warga setempat saat berbincang dengan hetanews.com, di lokasi kejadian menyampaikan, saat kebakaran rumah dalam keadaan kosong.

"Rumah lagi kosong, mamaknya lagi ke masjid, kan ada bantuan zakat pitrah dari masjid. Setelah dibakar, Udin menemui mamaknya sudah ku bakar rumah," ujar Ibas kepada hetanews.com.

Sementara itu, usai peristiwa tersebut, Jalaludin sempat melarikan diri dan tertangkap oleh warga yang mengejarnya. Udin juga sempat diamuk oleh warga yang kesal dengan ulahnya tersebut.

Kapolsek Siantar Utara, AKP Lintas Pasaribu saat dihubungi menyampaikan, saat ini pelaku pembakaran telah diamankan di Polsek.

"Masih kita amankan belum kita tahan, karena orang tuanya belum membuat laporan. Kalau sampai 1x24 jam tidak ada laporan, kita pulangkan kepada keluarganya," ujarnya saat dihubungi.

Penulis: hza. Editor: gun.