HETANEWS

Basarnas Tanjungbalai Siapkan 30 Personil Resque dan Tim Medis Hadapi Arus Mudik 2019

Petugas yang stanby 24 jam di Mako Basarnas Tanjungbalai Asahan, di Desa Asahan Mati, Bagan Asahan. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Demi kelancaran arus mudik 2019, pihak Basarnas Tanjungbalai menyiapkan sebanyak 30 personil resque yang stanby 24 jam.

Hal ini dikatakan Bobby Purba, selaku Kordinator Pos SAR Tanjungbalai - Asahan, Sabtu (1/6/2019).

Dijelaskan Bobby, Pos SAR  Tanjungbalai - Asahan mempersiapkan personel dan perlengkapan operasional untuk membantu kelancaran arus mudik lebaran 2019. Ada 30 orang personel yang disiagakan terdiri dari tim rescue dan tim medis, katanya.

Petugas Basarnas yang stanby 24 jam. (foto/ferry)

“Seluruh petugas dan perlengkapan operasional senantiasa siap untuk sewaktu-waktu dapat diturunkan manakala dibutuhkan,”ucapnya.

Masih katanyam petugas rescue yang siaga pun telah dilengkapi dengan peralatan SAR untuk dapat memberikan pertolongan pertama saat terjadinya kejadian yang dikhawatirkan akan membahayakan jiwa manusia.

Pos pencarian dan pertolongan Tanjungbalai - Asahan  didukung peralatan operasional SAR, seperti kendaraan maupun kapal yang dibutuhkan saat bertugas.

Petugas Basarnas saat melakukan patroli. (foto/ferry) 

Memantau situasi di daratan dengan menggelar patroli pada jalur Tanjungbalai - Lima Puluh, Tanjungbalai - Rantau Prapat  (jalur perbukitan). Kemudian untuk jalur transportasi wilayah perairan, juga disiapkan berbagai peralatan seperti kapal dan perahu karet, jelasnya.

“Di laut beberapa peralatan laut seperti RB 301, Rib 5,4 m yang stanby di wilayah TPI Asahan Mati, Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, dan semua ready untuk digunakan mengantisipasi lonjakan angkutan perairan, “ucap Bobby Purba.

Penulis: ferry. Editor: gun.