HETANEWS

Pelantikan Dewan Pengawas PDPHJ, PD PAUS dan PDAM Tirtauli Diminta Ditunda

Peserta Seleksi Calon Dewan Pengawas saat temu Pers di salah satu kedai kopi, di Jalan MH Sitorus. (Istimewa)

Siantar, hetanews.com-Hasil seleksi Badan Pengawas di 3 perusahaan daerah (Perusda), yakni PDAM Tirtauli, PDPHJ dan PDPAUS yang diselenggarakan Panitia Seleksi (Pansel) dinilai tidak sesuai dengan peranturan perundang- undangan.

Seperti yang diungkapkan oleh beberapa peserta seleksi calon Dewan Pengawas melalui temu Pers, di Jalan MH Sitorus, Kamis (31/5/2019) sore.

Peserta seleksi Badan Pengawas yang diwakili Amri Simanjuntak, Saud Simanjuntak dan Daulat Sihombing menyampaikan, dalam ketentuan UU No 28 tahun 1999, Pasal 3 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan besar dari korupsi, kolusi dan nepotisme, pada pokoknya mengatur tentang azas-azas untuk penyelenggaraan negara yang satu diantaranya azas keterbukaan.

Namun kenyataanya, sambung Amri, proses penjaringan Dewan Pengawas PDAM Tirtauli dan PD PHJ, periode 2019-2022, dari seleksi administrasi, psikotest, interview, penulisan karya tulis, ujian kelayakan/kepatutan, dan wawancara semuanya  berlangsung tertutup.

"Pansel sama sekali tidak pernah membuka atau mengumumkan kepada peserta secara khusus atau kepada publik secara umum tentang nilai atau peringkat skoring dari masing-masing peserta. Sehingga proses seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirtauli dan PDPHJ periode 2019-2022 patut dinyatakan melanggar dan bertentangan dengan undang-undang," kata Amri Simanjuntak  yang merupakan peserta seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirtauli.

Hal itu dibenarkan Saud Simanjuntak. Mantan Anggota DPRD Siantar ini menambahkan, dalam PP No 54 tahun 2007 pasal 38 huruf g, dan Permendagri No 37 tahun 2018, pada pokoknya mengatur, bahwa untuk dapat diangkat sebagai anggota Dewan pengawas atau anggota komisaris harus berusia paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar.

"Disinyalir salah seorang peserta, yang merupakan pensiunan PNS kantor Inspektorat kota Pematangsiantar, diluluskan oleh pansel menjadi Dewan Pengawas PDAM Tirtauli.

Padahal, ia telah berusia 60 tahun pada saat mendaftar, sehingga bila sinyalemen tersebut benar, maka keputusan pansel patut dinyatakan melanggar atau bertentangan dengan aturan yang dicantumkan di atas," ujarnya menambahkan.

Sambung pria yang dahulunya ikut menggagasi Perda terkait perusahaan daerah ini, menjelaskan, menjadi badan pengawas harusnya merupakan orang yang senior dan memiliki gudang pengalaman dibidangnya.

Baca juga: Benny: Zainal Siahaan Manusia Super, Bisa Pegang 3 Jabatan Sekaligus

Baca juga: Pansel Umumkan Nama Badan Pengawas PDPHJ, PDPAUS dan PDAM Tirtauli

"Bukan malah menempatkan Kabag-Kabag di Badan Pengawas karena pastinya jabatan mereka sebagai Kabag bertanggungjawab pada Sekretaris Daerah (Sekda), dan Badan Pengawas bertanggungjawab pada Wali Kota," paparnya.

Hal senada disampaikan Daulat Sihombing. Ia mengatakan, seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirtauli, PDPHJ, PD PAUS yang digelar beberapa waktu lalu, berbau suka-suka.

"Ini patut dimaknai sebagai cermin arogansi dan kecongakan" ucap Daulat.

Dalam kesempatan tersebut, peserta Dewan Pengawas Perusahaan Daerah mendesak agar pimpinan DPRD Siantar melakukan pembentukan pansus dan menyelidiki dugaan penyimpangan dalam seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirtauli, PDPHJ, dan PD PAUS kota Pematangsiantar, baik dugaan penyimpangan aturan maupun pengelolaan anggaran.

"Kita meminta penundaaan pelantikan Dewan Pengawas ketiga perusahaan daerah ini, sampai dugaan penyimpangan aturan dan penyimpangan anggaran seleksi dewan pengawas tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara tuntas.

Kita juga mendorong percepatan Pilkada tahun 2020 untuk suksesi Walikota Pematangsiantar. Untuk surat sudah kita layangkan kemarin ke DPRD Siantar, kita tunggulah balasan mereka,"tutup Amri Simanjuntak.

Panitia seleksi Dewan Pengawas 3 perusahaan daerah yang ada di kota Pematangsiantar  telah mengeluarkan pengumuman hasil seleksi yang ditandatangani ketua Pansel, Budi Utari AP, dan Sekretaris, Drs Pardamean Silaen.

Panitia Seleksi Badan Pengawas Perusahaan Daerah mengumumkan hasil pelaksanaan seleksi calon badan pengawas di tiga Perusahaan Daerah. Pengumuman tersebut, disampaikan oleh Pansel melalui website Pemko Siantar, Selasa (21/5/2019), lalu.

Seperti dilansir dari website pematangsiantarkota.go.id, Pansel mengumumkan nama Badan Pengawas di Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) Periode 2019-2022.

Peserta yang memenuhi kriteria/ lulus setelah pelaksanaan uji seleksi ialah, Junaidi A Sitanggang, Subaktiar SE dan Yusuf SHI.

Kemudian untuk Badan Pengawas di Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PDPAUS) peserta yang lulus, Herri Oktarizal, SH, Asrul Sani, SE dan Kaliaman Sitio.

Selain itu, Pansel juga mengumumkan nama Dewan Pengawas yang lulus melalui beberapa pelaksanaan uji seleksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli Kota Siantar periode 2019-2022.

Adapun peserta yang lulus, Deni NR Damanik, Zainal Siahaan dan Nurmala Lumbabtoruan.

Pengumuman ini disampaikan melalui website resmi Pemko Siantar, tertanda tangan Ketua Pansel, Budi Utarai dan Pardamean Silaen sebagai Sekretaris Pansel.

Penulis: gee. Editor: gun.