HETANEWS

Areal Kebun Kerap Terendam Banjir, PTPN III Gunung Para Dinilai Lamban Mengatasi

Salah satu areal PTPN III Gunung Para yang kerap dilanda banjir. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com-Hujan deras yang turun, pada Kamis (30/5/2019), pukul 01.00  WIB dini hari, mengakibatkan beberapa areal perkebunan karet PTPN III Gunung Para, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terendam banjir, setinggi lutut orang dewasa.

Hal ini mengakibatkan sekitar ratusan pohon karet, tidak bisa disadap atau dideres oleh karyawan. Genangan air  ini, kerap terjadi di Afdeling 1 Gunung Para, tepatnya di pinggir jalan Kecamatan Dolok Merawan, menuju Desa Paritokan.

Melihat kondisi ini, pihak PTPN III Gunung Para diduga tidak peduli terhadap kondisi arealnya. Bahkan terkesan ada pembiaran.

Padahal, jika kondisi seperti ini dibiarkan, sudah pasti karyawan penderes, maupun perusahaan yang akan terkena imbasnya akan dirugikan.

Menurut beberapa karyawan di sana, mengatakan, kondisi seperti ini sudah  sering mereka alami.  "Ya ginilah bang. Hujan gak bisa dideres, mana yang bisa ajalah. Akibatnya kami yang rugi, premi kami yang gak dapat,"ujar karyawan kepada hetanews.com, seraya bergegas bekerja mengutip karet.

Sementara itu, Mespan selaku mandor, ketika dikonfirmasi hetanews.com, Kamis (30/5/2019), mangaku, sekitar satu tahun yang lalu pernah dibuat urak (lubang).

"Setahun yang lalu pernah dibuat urak, waktu jaman Askep (asisten kepala) pak Riswan. Askep baru ini memang belum pernah,"ungkapnya.

Namun itupun, lanjutnya, asisten harus melapor kepada pihak Tekhnik, ungkapnya lagi.

Terpisah, Asisten Afd 1 Gunung Para, Muhammad Rido saat dikonfirmasi hetanews.com, via aplikasi whatsapp, tidak menjawab.

Penulis: dmk. Editor: gun.