HETANEWS.COM

Busyet, Oknum PNS di Humbahas Diduga Tipu Guru SD, Nyambi Jadi Panitia Turnamen Futsal Fiktif

Selebaran turnamen futsal. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas, hetanews.com - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), berinisial SS alias Surya yang saat ini aktif sebagai salah satu staf di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), dirumorkan telah menipu sejumlah guru SD, di daerah tersebut.

Informasi dihimpun, Surya bersama rekannya, HL alias Tata, diketahui pernah menjadi bagian dari kepanitiaan salah satu turnamen futsal.

Turnamen yang digadang-gadang akan memperebutkan  Piala Rajawali I  itu, boleh diikuti sekolah SD, SMP, dan SMA.

Bagi sekolah yang berminat, mereka bisa mendaftar mulai dari 24  Oktober 2018 hingga 31 Okteber 2018, dengan keharusan membayar uang pendaftaran sebanyak Rp 350.000,-.

Turnamen itu juga, seyogianya sudah digelar pada 3 November 2018, lalu, di Lapangan Futsal Rajawali Doloksanggul. Namun entah mengapa, hingga sudah memasuki pertengahan tahun 2019, turnamen itu tak kunjung dihelat alias hanya fiktif.

Demikian disampaikan oleh Guru Olah Raga SD Negeri 173404 Simangarossang,  Thoni Situmorang.

Ia sendiri, mengaku menjadi salah satu korban dari turnamen fiktif itu.

"Saya salah satu korban. Di luar sana pasti masih ada SD yang ikut korban, tapi ga bisa kita prediksi ada berapa," sebutnya, Selasa (28/5/2019).

Dikatakannya, dirinya sudah membayar sejumlah uang untuk biaya pendaftaran. Namun belakangan pihak kepanitiaan tak kunjung memberi kepastian kapan turnamen itu digelar.

Untuk mengkonfirmasi itu, Thoni juga mengaku sudah mencoba menghubungi pihak-pihak terkait, namun hasilnya masih jauh dari harapan.

Salah satu bukti pembayaran uang pendaftaran turnamen futsal. . (Foto/Rachmat Tinton)

"Saya sudah menghubungi Tata. Tapi dia malah mengarahkan saya kepada bapak Surya. Padahal, Bapak Surya ga di Dinas Peternakan dan Perikanan lagi. Katanya uda pindah ke Ketapang. Nomornya juga tidak aktif," kesalnya.

Hal itu, sambung Thoni, sudah sangat keterlaluan. Sikap dari para panitia tersebut sungguh tak bisa lagi ditolerir, karena sudah termasuk penipuan. Untuk itu, dirinya juga berniat akan melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Tata yang merupakan salah satu panitia ketika dikonfirmasi hetanews.com, mengaku tak tahu menahu soal uang pendaftaran yang sudah sempat masuk tersebut. Ia bahkan menyarankan awak media mengkonfirmasinya kepada rekannya, Surya.

"Untuk  yg p n sma sdh selesai bapak.. Untuk yg sd blom dilaksanakan.. Dan masalah uang pendaftaran tanya langsung  bpk surya pemilik lap futsal.. Sy hanya pelaksana untuk  memberikan wadah buat anak pelajar.. Tks..,"demikian bunyi pesan WhatsApp (WA) kepada wartawan.

Ketika ditanya sekaitan tanda tangannya dibuku kwitansi, ia menuding kalau uang adalah urusan Surya.

"Benar.. Dan ada satu sd sy (saya) yg (yang) trima bang.. Dan langsung  sy berikan sm bpk surya.. Dan madalah (masalah) uang apapun sy tdk pernah pegang.. Sy fokus ke kegiatan..,"sebutnya.

"Sy jg susah tlp(telepon) beliau bang.. Bahkan kemaren sy cari kerumahnya susah sekali.. No sdh tdk aktif semua bang..,"sambung Tata melalui WA.

Sementara itu, Ketua PSSI Humbahas, Christofel Simamora, hingga saat ini belum berhasil dimintai keterangan.

Penulis: rachmat. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!