HETANEWS

Terkait Perusakan Lingkungan di Lahan Inklafe, Bupati Samosir Harus Bentuk Tim Terpadu

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (baju putih) didampingi Camat Harian, ketika melakukan penggerebekan penebangan pohon, di lahan inklafe milik Anggiat Sinaga, di Partukkoan Naginjang, Sabtu, (18/5/2019), lalu. (Foto/STM)

Samosir, hetanews.com - Pasca penggerebekan yang dilakukan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, bersama pihak Kepolisian yang disaksikan Kasat Reskim, AKP Jonser Banjar Nahor atas penebangan pohon secara massif, pada Sabtu (18/5/2019), yang lalu, di Partukoan Naginjang, seluas lebih kurang 6 hektar, menimbulkan perbincangan hangat di tengah - tengah masyarakat Samosir maupun di medsos.

Pasalnya, pohon yang ditebangi, jika ditarik ke bawah (hilir)  sejauh 500 meter sudah langsung menuju ke kawasan air Danau Toba yang dipastikan, bahwa penebangan pohon yang dilakukan bukanlah lokasi yang tepat, karena itu akan meninggalkan bom waktu terjadi banjir bandang di hilir, suatu saat.

Atas kejadian itu, Bupati Samosir pun berang melihat penebangan pohon yang sudah siap akan dibawa keluar kabupaten dengan kondisi pohon gelondogan dengan menggunakan alat berar excavator milik marga Purba, warga Siantar, ujar opeeator alat berat, ketika ditanyai oleh Bupati Samosir saat melakukan penggerebekan, di lokasi, saat itu.

Kadis Kehutanan Sumut, Rosihan Noor dikonfirmasi hetanews, Sabtu (25/5/2019), terkait izin penebangan yang dilakukan Anggiat Sinaga, menyebutkan, bahwa izin penebangan pohon yang dulakukan di lahan inklafe Partukkoan Naginjang tidak pernah ada diberikan oleh pihak kehutanan, melainkan surat peninjauanlah yang ada dimiliki oleh Anggiat Sinaga, setelah dicek langsung oleh Kadis Kehutanan Provinsi.

Menyikapi hal ini, maka Pemkab Samosir, dalam hal ini Bupati Samosir, harus membentuk tim terpadadu secepatnya, guna menganalisa dampak kerusakan lingkungan yang melibatkan unsur Kepolisian, Kejaksaan, Gakum yang dari Dirjen Kementrian dan instasi pemerintah setempat.

Jika nanti itu terbukti, maka pihak Gakum akan merekomendasikan ke pihak penegak hukum (Polisi) untuk memproses kelanjutannya.

Penulis: stm. Editor: gun.