HETANEWS

Polres Kapuas bentuk Tim Khusus Dalami 254 Orang Keracunan Usai Buka Puasa Bersama

Kapuas, hetanews.com - Polres Kapuas membentuk tim khusus dalami keracunan massal yang terjadi di Masjid Nurul Istiqamah Handel Simpang Ayai Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak yang terjadi pada Kamis (23/5) saat buka puasa bersama.

Korban mencapai 254 orang yang sempat dirawat di RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo. Namun kini sebagian besar sudah diperbolehkan pulang.

"Kami membentuk tim, baik tim olah TKP (tempat kejadian perkara), lidik sidik, pemeriksaan sampel makanan/sisa makanan, tim pemeriksa saksi-saksi, termasuk pengalaman TKP/ lokasi kejadian," kata Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro di Kuala Kapuas, Minggu (26/5).

Tejo Yuantoro menambahkan, seperti diberitakan Antara, tim bekerja untuk mencari penyebab dan data konkret terkait kejadian keracunan massal yang mengakibatkan ratusan warga dilarikan ke RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas.

"Semua masih melakukan penyelidikan, dan sudah kita bawa sampel makanan yang dikonsumsi warga berbuka itu untuk dilakukan uji laboratorium terlebih dulu untuk memastikannya apakah akibat makanan nasi bungkus masak sambal merah itu atau lainnya," kata Tejo Yuantoro.

Ia juga mengatakan, bahwa kasus tersebut tidak hanya terjadi kali ini saja, namun sering terjadi dan berulang kali dengan kasus serupa. Oleh sebab itu, pihak akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Tejo Yuantoro juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyajikan makanan khususnya untuk orang banyak, agar lebih diperhatikan lagi makanan yang akan dikonsumsi, baik bumbu-bumbu masakan dan sebagainya.

"Makanan yang dimasak harus dilihat, begitu juga tempat penyimpanannya harus higienis dan harus dalam keadaan sudah masak, supaya tidak basi," katanya. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.