HETANEWS

Jalan Tanjung Pinggir Amblas, Warga Pasang Tanda Hati - hati

Kondisi Jalan Tanjung Pinggir berdekatan di Titi 2, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Sabtu, 25 Mei 2019. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Hujan lebat yang melanda Kota Siantar, pekan lalu, mengakibatkan bahu jalan tergerus dan tembok penahan jembatan ambruk.

Kerusakan jalan dan tembok penahan itu, terjadi percis dekat Titi 2 (Jembatan,red), di Jalan Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba.

Akses jalan ini menghubungkan ke Kelurahan Tanjung Tongah dan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba. Salah seorang  penduduk yang bertempat tinggal tidak jauh dari Titi 2 tersebut, mengatakan, kejadian itu berlangsung ketika malam.

"Hujan lebat pas malam minggu kemarin. Kejadiannya seminggu yang lalu lah, pas tengah malam, angin kencang," kata Suparman (63).

Kondisi Jalan Tanjung Pinggir berdekatan di Titi 2, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Sabtu, 25 Mei 2019. (foto/gee)

Dikatakannya, tidak ada korban jiwa setelah jalan dan tembok itu amblas. Selain hujan, ia menyebut, di sekitar Titi 2 tersebut kerap dilanda banjir, apabila hujan lebat.

Ia mengatakan, air hujan tumpah di badan jalan karena kedua parit jalan tak berfungsi dengan baik. Ditambah adanya penebangan pohon bambu yang tumbuh disekitar lokasi.

"Disini rawan (Banjir), airnya datang dari atas. Lalu paritnya gak nampung jadi gak jalanlah air dari atas, " ungkap pria yang sudah bermukim di Tanjung Pinggir sejak 1974 ini.

Setelah mengetahui jalan itu mengalami kerusakan, warga sekitar berinisiasi membuat pertanda 'hati-hati' bagi pengguna jalan, serta mengantisipasi adanya korban jiwa.

Kondisi Jalan Tanjung Pinggir berdekatan di Titi 2, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Sabtu, 25 Mei 2019. (foto/gee)

"Jika gak cepat diperbaiki, kalau hujan lagi itu bisa bertambah parah, paretnya kan kurang lebar, kurang dalam. Apalagi kalau hujan lebat bisa putus itu jalan," katanya.

Oleh karena itu ia meminta supaya jalan dan tembol tersebut segera diperbaiki. Mengingat jika jalan itu tak dapat dilalui, maka warga sekitar akan sulit menempuh pemukiman mereka.

"Kalau putus itu, dari Jalan Medan lah kesini, kan jadi keliling lah jadinya. Jauh kali lah pokoknya, apalagi ini mau Lebaran, pastinya banyak lewat dari jalan itu," ungkapnya.

Penulis: gee. Editor: gun.